REAKSIMEDIA.COM | Kabupaten Bogor – Rangkaian penggeledahan di kantor Dinas Pendidikan hari ini, Jumat (28/08/2026), telah selesai. Tindakan hukum ini merupakan kelanjutan dari penggeledahan yang sebelumnya dilakukan di Badan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait pengembangan kasus dugaan korupsi upah pungut senilai Rp1,5 miliar.
Setelah melakukan penyisiran tertutup selama beberapa jam, tim penyidik keluar dari gedung Dinas Pendidikan dengan membawa sejumlah barang bukti.
Berdasarkan pantauan di lokasi, barang bukti yang disita meliputi beberapa koper berisi dokumen kerja, arsip digital, dan berkas administrasi penting yang diduga kuat berkaitan erat dengan aliran dana kasus tersebut.

Rangkaian penggeledahan maraton di tiga instansi pemerintah (BAPPENDA, BKPSDM, dan Dinas Pendidikan) ini dilakukan untuk mendalami serta memperkuat struktur perkara.
Pengumpulan alat bukti baru dari Dinas Pendidikan diharapkan dapat mengurai secara terang benderang keterkaitan antar dinas dalam pusaran kasus upah pungut yang awalnya menjaring uang tunai sebesar Rp1,5 miliar ini.
Seluruh barang bukti yang disita dari Dinas Pendidikan telah dibawa oleh tim penyidik untuk proses analisis, penyegelan, dan penyidikan lebih lanjut guna menentukan langkah hukum berikutnya.
Laporan : Hotma
Tags: kabupaten bogor
-
Dampingi Presiden Jokowi, Menteri Basuki: Renovasi TMII Capai 98 Persen, Berkonsep Destinasi Wisata Rakyat
-
Dengan Komsos, Satgas Yonif Raider 142/KJ juga Cek Kesehatan Warga
-
Achmad Fahmi Wali Kota Sukabumi Merasa Bersyukur Dana P2RW Menjadi Solusi Penurunan Angka Kekumuhan
-
Wujudkan Ketahanan Pangan Wilayah, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Bantu Petani Binaan Menyemai Bibit Cabe
-
Kapolres Mukomuko Berikan Suprise Kepada Kodim 0428/Mukomuko di Moment HUT TNI ke 80
-
Aksi Unras LMND dan STN, Polres Serang Kota Kerahkan Ratusan Personel
-
Bentuk Mental Sejak Dini, Satgas Yonarmed 1 Kostrad Ajarkan Seni Bela Diri
-
Di Hadapan Ratusan Pekerja Migran, Erick: ‘Jangan Sampai Kita Jadi Masyarakat Kelas Dua’
-
Dukung Percepatan Penurunan Angka Stunting, Wapres Minta K/L Sinkronkan Penggunaan Dana
-
Dianggap Efektif Vaksinasi Jemput Bola Terus Digalakkan


