REAKSIMEDIA.COM | Berastagi, Karo – Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan untuk pertama kalinya melepas ekspor 4 ton jengkol dan petai asal Provinsi Sumatera Utara
(Sumut) menuju Jepang.
Komoditas asal sub sektor hortikultura ini telah melalui proses serangkaian tindakan karantina dan telah dipastikan memenuhi persyaratan teknis negara tujuan oleh pejabat karantina, dan diberangkatkan melalui Pelabuhan Belawan, Sumut.
“Tidak hanya digemari dipasar dalam negeri, jengkol dan petaipun asal Sumut siap memasuki pasar Jepang untuk memenuhi permintaan, “kata Kepala Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto , Sabtu (28/08/2021) di Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Menurut Andi, sejalan dengan program strategis Kementerian Pertanian yang digagas Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) berupa peningkatan ekspor pertanian dengan gerakan tiga kali lipat ekspor pertanian, atau Gratieks, pihaknya terus menggali komoditas potensi dan melakukan pendampingan teknis, agar dapat tembus persyaratan dan protokol ekspor negara tujuan.
Komoditas yang diekspor perdana kali ini bernilai Rp. 339 juta rupiah ini telah mampu menembus persyaratan negara Jepang yang cukup ketat.”ujarnya.
“Alhamdulilah, secara kinerja ekspor pertanian asal Sumut, dari data sertifikasi kami pada Semester 1-2021, mengalami
peningkatan sebesar 42,47% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya,” papar Andi.
Tidak hanya itu, jumlah eksportir dan jumlah negara tujuan mengalami peningkatan, hal ini tentunya dapat menambah semangat pelaku agribisnis khusunya para petani, peternak dan pekebun di Sumut, tambahnya.
Dari IQFAST, data lalu lintas ekspor di Karantina Pertanian Belawan, pada saat yang bersamaan juga turut dilepas 22 ragam komoditas pertanian asal Sumut lainnya, yakni Pinang Biji, Kopi Biji, Palm Kernel Oil, Minyak Sawit, Santan Kelapa, Sayuran Sawi, Nipah, Cabe Jamu, Manisan Kelapa, Damar Batu, Palm Kernel Sterain, Hydrogenate Palm Kernel Olein, Kelapa Parut, Andaliman, Kayu karet, Buah Durian, Kulit Buah Manggis, Sayuran Kubis, Bunga Krisan,Tepung Tapioka, Bungkil Jagung dan Kayu Olahan.
Sementara seluruh komoditas ekspor yang diberangkatkan dari Pelabuhan Belawan akan menuju 18 negara tujuan ekspor yakni : Tiongkok, Iran, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, Senegal, Malaysia, Taiwan, Uni Emirat Arab, Brazil, India, Chili, Korea Selatan, Jerman, Jepang dan Filipina.
Sementara secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Bambang mengapresiasi munculnya ragam komoditas ekspor berupa jengkol dan petai asal Sumatera Utara.
Ia berharap, petani dan pelaku usaha di Berastagi, Kabupaten Karo dapat meningkatkan produktivigas dan bersinergi dengan pihaknya untuk dapat menembus negara tujuan lain.
“Dengan memberikan kemudahan bagi eksportir dalam perijinan supaya proses ekspornya cepat, dapat mendorong tumbuhnya komoditas eksportir dan negara tujuan baru. Dan tentunya dengan tetap menjaga kemanan dan kualitas komoditas yang diekspor sesuai dengan persyaratan negara tujuan,” papar Bambang melalui telewicara, yang ditandai dengan penyerahan sertifikat ekspor karantina atau Phytosanitari Certificate (PC) kepada PT. Surya Elok Sejahtera oleh Kepala Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto
Penyerahan tersebut didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Pelabuhan Belawan dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo.

Bambang menambahkan selaku otoritas karantina, melalui tindakan karantina memastikan seluruh produk pertanian yang akan diekspor telah memenuhi persyaratan internasional tentang sanitari dan fitosanitari sehingga memiliki daya saing di pasar global.
“Ekspor perdana petai dan jengkol ini juga dapat menjadi bukti bahwa sinergisitas para pelaku pembangunan pertanian di Sumut terjalin dengan baik,” pungkas Bambang
Laporan : Erianto Perangin Angin
Tags: berastagi karo
-
Aster Panglima TNI Kunjungi Sekolah Darurat Kartini Sebagai Wujud Kepedulian Pada Dunia Pendidikan
-
Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Upacara 17-an Rutin Setiap Bulan
-
TNI-Polri Distribusikan 30.000 Paket Sembako untuk Warga Solo
-
Terima Kunjungan Kehormatan Menteri Keamanan Publik RRT, Wapres Tekankan Peningkatan Kerja Sama Penegakan Hukum dan Keamanan
-
Menteri Transmigrasi Tegaskan Rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot 2026 Harus Transparan, Objektif dan Berbabis Kompetensi
-
Dorong Peningkatan Daya Saing Industri Garmen dan Sektor UMKM, Garuda Indonesia Angkut Komoditas Ekspor Unggulan ke Dubai dan Tiongkok
-
Kasad Pimpin Pati TNI AD Tumbangkan Sasaran
-
Kontestasi 6 Tahunan Yang Terselenggara Di Banyuwangi Mendapat Apresiasi Tinggi Dari Kaperwil Jatim
-
Rasa Persaudaraan Semakin Kokoh, Olahraga & Senam Bersama Bertabur Doorprize Semakin Perkuat Sinergitas di Moment Hari Bhayangkara ke-80 Polres Mukomuko
-
Babinsa Koramil 1710-02/Timika Pelopori Program Ketahanan Pangan Di Wilayah Dengan Mengajak Kelompok Tani Binaan Tanam 7000 Bibit Melon




