REAKSIMEDIA.COM | Batanghari, Jambi – Program Pisew (Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) yang berada di Desa Lopak Aur Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Provinsi Jamb, terus berjalan seiring dengan pengerjaan yang terus dilakukan oleh para pekerja dan pengawas dilapangan.
Saat Wartawan REAKSIMEDIA mewancarai salah satu pekerja yang tidak mau namanya di publikasikan mengatakan, bahwa pekerjaan PISEW ini sudah mencapai tahap penghamparan Agregat kelas B yang hampir mencapai 100 persen dan tinggal melakukan tahap pengecoran.
“Saya belum tahu kapan pastinya tahap pengecoran ini dilakukan,” ujarnya.

Selanjutnya awak media kembali menanyakan ke salah satu pengurus proyek, yang juga namanya tidak ingin di publikasikan mengatakan, bahwa belum tahu juga, kapan akan dilakukan pengecoran, karena masih menunggu perintah pencairan tahap 1 Termin 2 oleh Dinas Kementerian PUPR Provinsi Jambi,
“Kami juga berharap, supaya secepatnya dilakukan pengecoran untuk terealisasinya pekerjaan ini karena waktu yang diberikan hanya 146 hari, sedangkan pekerjaan ini sudah berjalan hampir kurang 40 hari, dan semoga Dinas PUPR secepatnya merekomendasikan pencairan dana tersebut
Laporan : Arian Arifin
Tags: batanghari jambi
-
Pengamanan Perayaan Hari Raya Waisak di Candi Sewu
-
Erick: Laba Bersih BUMN 2021 Capai Rp 126 T, Ini Luar Biasa
-
Film Kuyang: Sekutu Iblis Yang Selalu Mengintai, Siap Tayang 7 Maret 2024
-
Minimalisir Penyebaran Covid-19, Babinsa Koramil 08/Baki Lakukan Penyemprotan Disinfektan
-
Gus Halim: Kampus Berperan Penting Membangun Desa
-
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 835/Samota Yudha Bhakti di Sumbawa
-
Ribuan Pembalap Sepeda Dari Seluruh Indonesia Mengikuti, Tour Of Kemala Bhayangkari Di Banyuwangi
-
Hingga Pertengahan Agustus 2021, Realisasi Belanja Infrastruktur PUPR Capai Rp 66,49 Triliun Untuk Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
-
Pj. Bupati Pinrang Menghadiri Paripurna DPRD Dalam Rangka Pengucapan Sumpah Wakil DPRD Kabupaten Pinrang
-
Kuasa hukum Baim Wong, Fahmi Bachmid, Ungkap ada ‘Nusyuz’, yakni istri yang dianggap durhaka kepada suami.

