REAKSIMEDIA.COM | Bondowoso, Jawa Timur – Ancaman gangguan keamanan hutan (Gukhut) terus saja terjadi meskipun sudah ada beberapa pelaku tindak pidana illegal logging diproses dan berakhir pada ketok palu hakim dalam persidangan.
Kali ini tersangka As (45) warga Desa Bayuran Kecamatan Cerme Bondowoso yang di amankan oleh Petugas Gabungan karena kedapatan membawa kayu jenis jati yang tidak dilengkapi dengan surat bukti keabsahan dan diduga berasal dari kawasan hutan.
Adi Mulyono Asper KBKPH Prajekan bersama Rinduwanto Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kladi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa petugas gabungan antara Perhutani dan Polsek Cerme telah mengaman satu orang terduga pelaku illegal logging.

Barang bukti yang ikut diamankan bwrupa tujuh unit sepeda motor dan 14 gelondong kayu jati dengan berbagai ukuran.
“Untuk proses hukum lebih lanjut kami serahkan terduga pelaku berikut alat bukti dan barang bukti ke pihak Polsek Cerme,” tutur Adi, Jumat (29/9).
Ditanya asal usul kayu, Rinduwanto memperkirakan tunggak kayu berasal dari Hutan lindung petak 5A-1 blok Mindi, untuk kepastiannya masih akan dilakukan pemeriksaan dan inventarisir ke lokasi, terangnya
Ajun Komisaris Polisi (AKP) Imam Taukid SH Kapolsek Cerme yang didampingi AIPTU Sumriyanto Kanit Reskrim dan Briptu Dwi Helmi anggota Polsek, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum dan perundangan undangan yang berlaku.
“Untuk itu saya himbau agar masyarakat sadar dan tidak melakukan tindak pidana illegal logging, mari bersama sama kita jaga dan kita rawat hutan kita untuk kesejahteraan masyarakat,” himbau Kapolsek Cerme, Jum’at 29-09-23.
Sementara Administratur Perhutani KPH Bondowoso saat dikonfirmasi terpisah melalui selularnya menyampaikan terimakasih dan Apresiasi pada seluruh jajaran Polsek Cerme yang telah memberikan bantuan dan dukungan dalam rangka pemberantasan tindak pidana illegal logging sesuai amanah UU 18 tahun 2013.
“Saya berharap pihak Polsek dapat mengembangkan penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui aktor utamanya sehingga ada efek jera dan perbuatan serupa tidak terulang kembali,” tutupnya.
Tags: Bondowoso jawa timur
-
Ketua DPD RI Minta Pemerintah Beri Insentif ke Pengusaha Travel Umrah
-
Berikan Rasa Aman, Tim Quick Respon Sat Samapta Polres Pekalongan Gelar Patroli
-
Serahkan Bantuan Uang Transport Kepada 178 Kader Pos dan Sub Pos KB, Bupati Sapuan: Tetap Semangat Bekerja Dalam Upaya Bersama Untuk Percepatan Penurunan Stunting dan Ciptakan Keluarga Berkualitas
-
Peringati HUT ke-64, Kodam XII/Tpr Gelar Bakti Sosial Serentak di Panti Asuhan dan Panti Jompo
-
Mendapat Antusias Warga, Kegiatan Serbuan Vaksinasi di Desa Pasar Bantal Mukomuko Sukses
-
Pengamanan Perayaan Hari Raya Waisak di Candi Sewu
-
Polsek Nanggung Polres Bogor Gelar Olah TKP Yayasan Putri Bungsu Yang Terbakar
-
Siap Antisipasi Pemudik, Wakil Bupati Bogor Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat
-
Janjikan Lulus Seleksi Secatam TNI-AD, Pelaku Gunakan Akal Bulus Kenal Pejabat Kodam, Warga Rugi Ratusan Juta
-
Weri Tri Kusumaria Pimpin SMSI Kabupaten Mukomuko, Wakil Bupati: Media Sebagai Corong Pemerintah Daerah Untuk Mengenalkan Kabupaten Mukomuko


