REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali berhasil mengungkap ratusan kilogram narkoba jenis ganja asal jaringan lintas Sumatera, pada Rabu, (17/11/2021)
Dari hasil pengungkapan tersebut petugas kepolisian berhasil mengamankan dengan total 534 KG (setengah ton lebih) ganja kering siap edar hasil pengungkapan kasus sebelumnya
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Akp Moch Taufik Iksan menjelaskan pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis ganja dengan total barang bukti sebanyak 534 Kg jaringan lintas Sumatera
“Hasil pengungkapan tersebut merupakan hasil tangkapan pengembangan dari kasus sebelumnya di bulan september 2021 lintas jawa – sumatera,” ujar Akp Moch Taufik Iksan saat dikonfirmasi, Minggu, (5/12/2021).

Dirinya menjelaskan bahwa hasil pengungkapan ini merupakan hasil pengungkapan kasus sebelumnya di bulan september 2021 yang berhasil mengamankan pelaku dari jaringan lintas jawa-sumatera.
Dari hasil pengungkapan tersebut kemudian unit 3 Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di bawah pimpinan Kanit 3 Sat Narkoba Akp Laksamana bersama tim kemudian melakukan pengembangan di jalan raya trans sumatera Bukit Tinggi Maga Lembang Soik Marapi Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara.
“Dilokasi tersebut berhasil mengamankan sebanyak 12 karung besar berisi narkotika jenis ganja kering siap di kirimkan kepulau jawa dengan total brutto 254.545 gram (254 kg), tapi sudah dikemas dalam paketan berat 1 kilogram,” kata Taufik.
Jika dikalkulasikan dengan penangkapan sebelumnya ada sekitar 534 KG (setengah ton lebih) ganja kering siap edar yang telah berhasil di amankan.
Pihaknya juga berhasil mengamankan sebanyak 5 orang dengan rincian S (45Th), N (31Th), SP (56 Th), M (56 Th), dan K (51 Th).

Hasil pemeriksaan urine kepada lima tersangka, ada dua pelaku berinisial S(45) dan N(31) positif menggunakan sabu dan ganja, sedangkan tiga lainnya SP (56) M (56) dan K (51) negatif.
“Dari 5 orang tersangka yang diamankan, dua orang sebagai penanggung jawab sekaligus bandar narkoba dan tiga orang lainnya adalah kuli panggul membawa barang dari ladang ke TKP yaitu tempat pengepul di Mandailing Natal,” tegas dia.
Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) Junto Pasal 132 UU RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika.
Dimana pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yaitu Rp. 10.000.000.000,. (10 Milyar).
Laporan : Ibrahim
Sumber : Kasi Humas polres metro Jakarta barat
Tags: jakarta
-
Proyek Pengadaan Lampu Solar Cell TA. 2021, Kabupaten Tapanuli Selatan.Diduga Berbau Korupsi dan Mark Up
-
Pemkab Tapsel Hibahkan Tanah 4 H. Lahan Untuk UIN Syariah
-
9 Anggota Paskibraka Kota Sukabumi tahun 2021 Dikukuhkan
-
Dukung IKN Nusantara, Kemendagri Dorong Pemprov Sulteng Bangun Kawasan Pangan
-
Mendes Yandri dan Kepala BRIN Akan Implementasikan Hasil Riset ke Tingkat Desa
-
Titi Anggraini Raih Gelar Doktor FHUI, Wamen Viva Yoga: Disertasinya Memberi Harapan Baru Pada Hukum Pemilu
-
Rakernis Humas Polri 2025 Resmi Dibuka, Kadivhumas Tegaskan Komitmen Penguatan Komunikasi Publik Menuju Indonesia Emas 2045
-
Gelar Monev DD Tahap II & III 2023 Desa Kota Praja, Tim Kecamatan Air Manjunto Apresiasi Pelaksanaan Kegiatan
-
Pantau Pengiriman Logistik Didaerah Bencana, Kapolda Sulsel Berhasil Evakuasi Ibu Hamil Di Kawasan Pegunungan Latimojong
-
Sat Polairud Polres Karimun Bagikan Bendera Merah Putih Dan Bansos Sembako PPKM Level 3 Kepada Nelayan Di Wilayah Perairan Karimun



