REAKSIMEDIA.COM | Tanjung perak, Jawa Timur – Tim Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menangkap seorang ojek online (Ojol) pelaku pelecehan seksual dengan pamer kemaluan terhadap anak di bawah umur.
AKBP Herlina, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak didampingi Kasat Reskrim Iptu Muhamad Prastya menyebut, pelaku yang diamankan yakni BM, (51) warga Jalan Babatan Pantai Utara Kecamatan, Kenjeran Surabaya.
Herlina mengatakan, awal dari peristiwa dugaan pelecehan seksual terhadap AR anak di bawah umur itu bermula pada Rabu 22 November 2023 sekitar pukul 13.31 Wib.
Saat itu pelaku yang bekerja sebagai ojek online sedang mencari penumpang di Jalan Wonosari Lor Kota Surabaya.
“Saat itu, AR sedang bermain sendirian di depan rumahnya, karena keadaan sekitar sangat sepi kemudian tersangka BM mendekati AR dan memanggilnya untuk melakukan aksi bejatnya tersebut,” ungkap Herlina,Jum’at (01/12/2023).
Herlina mengungkapkan, setelah AR mendekati pelaku BM langsung membuka resleting celana yang dipakai lantas BM mengeluarkan alat kelaminnya untuk melakukan Masturbasi.
“Pelaku BM menyuruh korban AR untuk memegangi alat kelamin BM, untuk melakukan masturbasi AR,” jelas Herlina.
Herlina menambahkan, setelah korban AR tersebut memegangi alat kelamin BM dengan menggunakan tangan kirinya BM.
Kemudian oknum driver ojol melakukan Masturbasi dan mengocok alat kelamin dengan menggunakan tangan kanan BM.
Atas kejadian tersebut ibu korban merasa keberatan dan mendatangi SPKT Polres Tanjung Perak guna melaporkan perbuatan pelaku terhadap anaknya.

Berdasarkan laporan tersebut, anggota opsnal Satreskrim Polres Tanjung Perak melakukan penyelidikan dan pada hari Rabu 22 November 2023 sekitar pukul 13.31 Wib. Tersangka berhasil diamankan rumahnya.
Selain mengamankan pelaku polisi menyita barang bukti berupa, satu baju batik warna hitam lengan pendek, satu jaket ojek online warna hijau, satu celana panjang warna coklat, satu pasang sepatu, satu tas warna hitam, satu masker dan satu unit sepeda motor Revo dan satu helm warna hitam.
Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) Jo. Pasal 76 huruf (e) Undang-undang RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak.
Laporan : Brenson
Sumber : Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak
Tags: Tanjung perak
-
Walikota Sukabumi Achmad Fahmi Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Gempa di Cianjur
-
Kementerian Transmigrasi Dorong Produktivitas Durian Parigi Moutong untuk Ciptakan Ekosistem Ekonomi Baru
-
LaNyalla: Perubahan Pola Hidup Berdampak Pada Ketahanan Sosial Negara
-
Camila Rasya Menggoyang Masyarakat Kampung Sei Bebanir Bangun Berau
-
Sinergi Danrem 071/Wijayakusuma Jalan Sehat Mlipir Bareng Eksplor Wisata Baturaden Bersama Forkopimda Banyumas dan Cilacap
-
Polsek Cigudeg Berhasil Amankan Dua Orang Laki-laki Terduga Penyalahgunaan Narkoba/Psicotropica Jenis Sabu-sabu
-
Rampung 100 %, Kodim 0428/MM Gelar Serah Terima Hasil Pekerjaan TMMD ke 113 ke Pemkab Mukomuko
-
2 Kegiatan Besar Mendapat Apresiasi Dari Bupati Pinrang Irwan Hamid: MTQ Dan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW
-
Fadli Sulaiman Kembali di Lantik Sebagai Keuchik Gampong Pasir Putih Kedua Kalinya
-
Wujudkan Ketahanan Pangan Wilayah, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Bantu Petani Binaan Menyemai Bibit Cabe

