REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi dan perbaikan sistem untuk mencegah praktik korupsi. Perbaikan tersebut antara lain dalam sistem pengadaan barang dan jasa di kementerian/lembaga melalui e-katalog.
“Ya perbaikan-perbaikan sistem di semua kementerian dan lembaga terus kita perbaiki terus, perbaikan sistem. Seperti misalnya e-katalog, sekarang yang masuk kan sudah lebih dari 4 juta produk, yang sebelumnya hanya 50 ribu. Artinya itu perbaikan sistem,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangan pers di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis, 27 Juli 2023.
Di samping itu, Presiden Jokowi juga menegaskan sikapnya untuk menghormati proses hukum terkait pejabat yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kalau memang ada yang melompati sistem dan mengambil sesuatu dari situ (proyek), ya kalau terkena OTT, ya hormati proses hukum yang ada,” tegasnya.
Laporan : Sandio
Sumber : BPMI Setpres
Tags: jakarta
-
Dua Terduga Teroris di Kendal Ditangkap Densus 88
-
Kasus Korupsi Lahan Rusun di Cengkareng, Bareskrim Amankan Aset Senilai Rp 700 Miliar
-
Sinergitas TNI – Polri Wilayah Hukum Polsek Gunungsindur Silahturami Warga Binaan dan Ajak Jaga Kamtibmas Serta Cegah TPPO
-
Presiden Lakukan Pertemuan dengan MBS
-
Percepatan Pencapaian Target Vaksinasi Di Mukomuko, Polres Mukomuko Gelar Vaksinasi Di Desa Selagan Jaya.
-
Wakil Walikota Padang Sidimpuan, Kukuhkan Pokja Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Din) Kota Padang Sidimpuan
-
Dandim 1710/Mimika Dampingi Danrem 174/ATW Saat Tinjau Lahan Kebun Pisang Dan Sayuran
-
Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai 19 M ke Malaysia
-
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Bagikan 500 Kaleng Daging Kurban.
-
Menteri PANRB: Identitas Digital Makin Mudahkan Masyarakat Urus Keperluan di Mall Pelayanan Publik





