REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Momen Bulan Bhakti Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI tahun 2025 dan ulang tahun ke-25 Ditjen PSDKP di Halmahera Utara mencapai puncaknya hari ini (Jumat, 21/11/2025) melalui Aksi Bersih Pantai di TPI 1 Desa Wosia. Kegiatan ini tidak hanya sukses secara volume limbah/sampah yang diangkat dan dibersihkan, tetapi juga sukses dalam menyatukan seluruh elemen stakeholder maritim di bawah koordinasi Stasiun PSDKP Ambon.
Koordinator Satwas SDKP Morotai, M. Effendy Sadjid, SH., MH., yang memimpin operasi lapangan, menekankan bahwa kegiatan ini adalah refleksi nyata kolaborasi merata dari seluruh personel instansi yang terlibat, dengan sasaran utama berupa pembersihan sampah plastik/anorganik.

Seluruh Elemen Turun Tangan: Aksi Merata di TPI Wosia.
Kegiatan ini melibatkan partisipasi penuh dari seluruh jajaran dan anggota, memberikan kesan bahwa setiap personel bertanggung jawab atas kebersihan laut. Instansi dan unit yang bahu-membahu membersihkan pantai di sekitar TPI Wosia meliputi:
• Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Halmahera Utara
• Balai Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Daerah Wilayah II Tobelo.
• Pos Angkatan Laut Tobelo (TNI AL).
• DitPolairud Polda Maluku Utara (Marnit Tobelo).
• SatPolairud Polres Halmahera Utara.
• Serta Nelayan dan Pelaku Usaha
Perikanan, sebagai tuan rumah kegiatan.
”Tantangan lingkungan laut tidak bisa diatasi oleh satu kepala atau satu instansi saja. Kehadiran seluruh anggota DKP, TNI, dan Polri serta seluruh personel PSDKP hari ini menunjukkan keseriusan dan komitmen merata dari Negara untuk melindungi ekosistem laut Halmahera Utara,” ujar Bapak Muhammad Effendy Sadjid, S.H., M.H.
Citra Ditjen PSDKP tidak hanya sebagai penegak hukum di laut, sesuai slogannya PSDKP Pantang Tercela, tetapi juga aksi nyata menjaga kebersihan laut dan pesisir.
Dengan menggerakkan seluruh lini, PSDKP Ambon, melalui Satwas Morotai, berhasil memposisikan diri sebagai inisiator penggerak kebersihan pantai dan laut.
Effendy juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi yang efektif dari seluruh stakeholder pemerintah yang hadir, maupun masyarakat sekitar, pelaku usaha perikanan dan nelayan.

Apresiasi pun mengalir dari komunitas nelayan TPI Wosia. “Kami bangga melihat seluruh anggota, dari tingkat dinas sampai kepolisian laut, ikut berkeringat bersama kami. Inisiatif PSDKP ini sangat luar biasa, karena telah membersihkan ‘rumah’ tempat kami mencari nafkah,” kata KEN seorang perwakilan nelayan, menunjukkan rasa terima kasih atas partisipasi menyeluruh.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tetap agar bisa mengedukasi masyarakat pesisir tentang pentingnya menjaga kebersihan dan ekosistem pantai sebagai bentuk kesadaran kolektif nelayan akan kebersihan area pesisir pantai. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 25 karung sampah plastik seberat 750 Kg.
Kegiatan Bersih Pantai ini ditutup dengan harapan besar agar kolaborasi lintas instansi ini menjadi model permanen dalam pengelolaan lingkungan perikanan di Maluku Utara.
Laporan : Edwin Tatipang
Tags: halmahera utara
-
Kapolres Demak Pimpin Upacara Penurunan Bendera Hari Kemerdekaan RI ke-77
-
Pembangunan Rest Area Gunung Mas Puncak Rampung, Kementerian PUPR: Siap Ditempati 516 PKL
-
Mantabkan Program Pembangunan Desa Untuk Tahun 2023, Pemdes Lubuk Gedang Gelar Survey Lokasi
-
Jaksa Agung ST Burhanuddin: “Seorang Jaksa Harus Memiliki Keberanian dan Nurani”
-
Ciptakan Mudik Aman dan Berkesan, Polres Mukomuko Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2023
-
Menhan Prabowo Beri Bantuan 20 Unit Ambulans untuk Tanah Minang
-
Pererat Hubungan Kekeluargaan, Anggota Kodim 1710/Mimika Laksanakan Acara Mancing Mania
-
Seorang Ibu Pedagang Pasar Induk Meninggal Dunia Akibat Syok Saat Digusur Tim Terpadu Pemko Batam
-
Presiden Jokowi Tinjau Penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat
-
Ketua DPD RI Minta BPOM Bikin Aturan Khusus untuk Pengembangan Jamu Nusantara

