REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Rencana akan diterapkan parkir berlangganan di Kota Sukabumi, ternyata mendapatkan respon dari salah satu anggota DPRD setempat dari fraksi Golkar, Yunus Suhandi, menurutnya rencana tersebut tergolong bagus terutama untuk menghadiri adanya kebocoran di retribusi parkir.
Namun perlu diingat juga, kalau saat ini tidak sedikit pengunjung atau yang datang ke Kota Sukabumi Maksudnya, apakah penerapan parkir berlangganan tersebut di khususkan untuk kendaraan plat Kota Sukabumi saja, atau berlaku juga untuk semua plat di luar kota Sukabumi, ini juga yang perlu dikaji lebih mendalam.
“Tidak sedikit kendaraan yang parkir ber plat luar Kota Sukabumi, misalkan, wilayah Kabupaten Sukabumi, nah ini juga yang harus menjadi sebuah pemikiran kedepannya,” kata Yunus (30/6/2022).
Selain itu juga, menurut Yunus, apakah ada cara yang berbeda selain penagihan parkir disertakan dengan pembayaran pajak kendaraannya, untuk itu, niat baik ini perlu adanya pengkajian yang lebih matang lagi.
“Untuk itu saya dengan rekan-rekan lain akan melakukan hearing dengan pihak Dishub Kota Sukabumi terkait rencana penerapan parkir berlangganan tersebut,” pungkasnya.
Laporan : Lelly
Tags: sukabumi
-
Publik Diharap Tertib dalam Kasus Yang Menimpa Keluarga Irjen Ferdy Sambo
-
Patroli KKRYD, Satsamapta Polres Serang Kota Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Himbau Prokes
-
Mentan SYL di Lampung, Koordinasi Pengendalian dan Pencegahan PMK
-
Gunakan Rantis, Presiden Sapa Masyarakat di Tarakan
-
Sesuatu Keberadaan Tidak Diakui, Membuat Masyarakat Menjadi Bingung
-
Jawab Keluhan Pemdes Terkait ADD, Armansyah ST: Ada 2 Solusi, Kita Perjuangkan Disaat Evaluasi Gubernur dan di Anggarkan pada APBD Perubahan
-
Kapolres Pinrang Cek Gudang KPU Serta Kontrol Pelipatan dan Penyortiran Kertas Suara Pemilu 2024
-
Ibu Iriana dan Ibu Wury Tinjau KBM di TK Pertiwi Kliwonan 1 Sragen
-
Pendirian BUMDes Diharapkan Jadi Instrumen Optimalkan Potensi dan Berdayakan Ekonomi di Desa
-
Polda Jabar Tangkap 36 target Premanisme dan 109 diamankan ganggu ketertiban dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025


