REAKSIMEDIA.COM | Semarang – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, saat melakukan melakukan audiensi dan menyalurkan seribu paket bansos pada para nelayan di TPI Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal pada Minggu pagi (11/9).
Dalam kesempatan itu, Kapolda turut memberikan ratusan paket bansos dan motivasi pada komunitas nelayan.
Kapolda Jateng mengungkapkan dirinya turut memantau perkembangan di lingkungan nelayan dan memastikan kebutuhan BBM bagi operasional melaut para nelayan tetap terpenuhi.
“Penyaluran BBM mulai kilang hingga tingkat SPBU dan SPB Nelayan, kita bantu kelancaran dan pengawasannya. Untuk para pelaku penyalahgunaan BBM sudah ditindak tegas,” kata Kapolda.
Dirinya juga mengungkapkan sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pemenuhan kebutuhan BBM bagi komunitas nelayan tetap terpenuhi sesuai kebutuhan.
“Terkait keluhan nelayan tentang sulitnya nelayan memperoleh BBM, nanti tempatkan personil di SPBU-SPBU termasuk di SPBU khusus nelayan,” tandasnya.
Berdasar data diketahui, jumlah total Nelayan kecil diwilayah Jateng ada 63.839 orang, sedangkan jumlah kapal perikanan GT kecil ( < 30 GT ) yg berhak menerima BBM Subsidi ada 35.561 unit.
“Kepolisian turut mengawasi agar BBM bersubsidi tetap lancar tersedia dan dimanfaatkan hanya oleh yang berhak. Hasil koordinasi dengan Pertamina ketersediaan BBM di Jateng cukup untuk beberapa bulan ke depan. Masyarakat diharap tetap tenang dan tidak melakukan panic buying,” jelas Kapolda.

Sementara itu Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy memberikan keterangan pemberian bantuan sosial oleh Polda Jateng juga menyasar pada komunitas nelayan.
“Hari ini disalurkan bantuan untuk nelayan di Kabupaten Kendal. Seluruh polres yang mempunyai satuan Polair juga melakukan hal yang sama,” kata Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy
Terkait dengan pengawasan pemberian bantuan bagi para nelayan kecil, lanjut dia, Polda Jateng sudah melakukan pendampingan termasuk Bantuan Tunai Langsung Pedagang Kaki Lima dan Nelayan (BTLPK Nelayan).
“Pemberian bantuan bagi nelayan selalu kita bantu kelancarannya. Berdasar data, sampai April 2022, bantuan BTLPK Nelayan sudah tersalurkan 19.500 di 5 Kabupaten yaitu Pati, Pekalongan, Tegal, Kebumen Kendal,” terangnya. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: semarang
-
Kejaksaan Agung Memeriksa 3 Orang Saksi Terkait Perkara Impor Gula
-
Semarang Kembali Diterjang Banjir, Polda Jateng dan SAR Gabungan Lakukan Evakuasi
-
Jelang Pilkades Serentak 2021, Polres Mukomuko dan Kodim 0248 Mukomuko Menggelar Apel Sinergitas
-
Dukung Suksesnya Tahapan Pilkada 2024, Pantarlih Desa Talang Petai di Lantik
-
Mendagri Apresiasi Capaian Vaksinasi di Kota Ambon
-
Selesaikan Pemulihan Pascabencana di Palu, Wapres: Tuntaskan Hambatan yang Terjadi
-
Panglima TNI : Paspampres Adalah Tameng Hidup Bagi Presiden, Wapres dan Tamu Negara
-
Kemendagri Terus Bangun Pemahaman Daerah soal UU Cipta Kerja
-
Kementerian PUPR Percepat Pembangunan Infrastruktur Pendukung KTT G20 Bali
-
Pertemuan Ilmiah HATHI 2021, Menteri PUPR Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Smart Water Management Antisipasi Dampak Badai La Nina





