REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan untuk merealisasikan program-program kerja Kementerian Transmigrasi (Kementrans) perlu didukung alokasi anggaran sesuai dengan kebutuhan. Untuk merealisasikan program kerja di Tahun Anggaran (TA) 2027, kementerian ini menyebut membutuhkan anggaran sebesar Rp1,9 triliun.
Ungkapan demikian disampaikan selepas dirinya mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat antara Komisi V dan mitra kerjanya dalam Penetapan Hasil Pembahasan RKA K/L dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) TA 2027, di Ruang Komisi V, Gedung Nusantara, Komplek MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, 17/6/2026.
Menurut Viva Yoga alokasi anggaran yang diajukan itu merupakan usulan perubahan dari anggaran yang sebelumnya diajukan dengan alokasi Rp970 miliar. Dengan perubahan pengajuan anggaran diharapkan mampu meningkatkan anggaran sesuai kebutuhan di TA 2027. “Hasil rapat hari ini menetapkan pagu indikatif anggaran Kementrans sebesar Rp400,2 miliar”, ujarnya.

Pagu indikatif ini dalam rapat sebelumnya diakui oleh anggota Komisi V perlu ditingkatkan agar realisasi program-program kerja Kementrans bisa berjalan sesuai target. Viva Yoga mengapresiasi dalam rapat hari disimpulkan Komisi V dengan para mitra akan memperjuangkan peningkatan anggaran untuk membiayai program prioritas nasional dan program berbasis masyarakat, sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Ini merupakan sinergi yang positif antara Komisi V dan mitra dalam mensukseskan pembangunan”, ujarnya.
“Komisi V dan mitra juga akan melakukan sinkronisasi anggaran dalam RAPBN Tahun 2027”, ujarnya. Sinkronisasi ini mengacu pada fungsi dan program yang sesuai dengan saran, masukan, serta usulan Komisi V. Dalam rapat itu seluruh fraksi menyetujui apa yang telah dibahas.
Dalam rapat yang dihadiri oleh 34 anggota dari berbagai fraksi itu dihadiri oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii. (ARW)
Sumber : Tim Kementerian Transmigrasi
Tags: jakarta
-
Tiba di Papua, Presiden Jokowi akan Resmikan PYCH
-
MIPI Angkat Webinar Bertema Inovasi Pemberdayaan dan Pengentasan Kemiskinan di Bidang Pertanian dan Peternakan di Masa Pandemi Covid-19
-
Meresahkan, Tim Gabungan di Kendal Razia Gangster
-
Sambut Libur Idulfitri, Wapres Cek Kesiapan Taman Margasatwa Ragunan
-
Dinahkodai Pengusaha dan Aktivis Senior, Partai Berkarya DPD Lebak Resmi Dikukuhkan
-
Tuntaskan Pemulihan Pascabencana Sulteng, Wapres Bertolak ke Palu
-
Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Tarik/PG Kodam III/Slw Berikan Pendampingan Ketahanan Pangan di Lembudud
-
Walau Sudah Di Suntik Vaksinasi, Rutan Kelas IIB Kabanjahe Tetap Laksanakan Rapid Test Rutin
-
Polsek Dramaga Berhasil Amankan Dua Pelaku Membawa Senjata Tajam
-
Nelayan Tobelo Menjerit: Ikan Melimpah, Tapi Empat Perusahan Yang Beroperasi di Perikanan Tidak Ada Satupun Yang Mau Membeli


