REAKSIMEDIA.COM | Kubu Raya – Tersangka pembunuhan pengemudi ojek online, Ahmad Faisal, yakni Supriyono, menjalani rekonstruksi di Polres Kubu Raya pada Jumat (31/3). Sebanyak 40 adegan diperagakan oleh tersangka, mulai dari memesan ojek online, bertemu korban, diantar hingga tersangka membunuh dan membawa motor milik korban.
Rekonstruksi tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat dari petugas. Beberapa anggota keluarga korban juga hadir untuk menyaksikan jalannya rekonstruksi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, Iptu Indrawan Wira Saputra, mengungkapkan dari rekonstruksi yang diperagakan oleh tersangka, terungkap bahwa pencurian dengan kekerasan tersebut telah direncanakan sebelumnya. Tersangka mencari motor yang masih bagus, yang dikendarai oleh pengemudi ojek online, untuk dijual dan uangnya akan digunakan untuk biaya pulang ke kampung halaman.
Wira juga menjelaskan bahwa tersangka telah mempersiapkan pisau yang digunakan untuk melukai korban. Pisau tersebut disimpan di dalam tas. Ketika korban membawa tersangka ke alamat tujuannya, tersangka mengambil tindakan untuk menguasai motor korban. Pelaku menikam korban dari arah belakang hingga membuat korban tersungkur ke pinggir parit.
“Muncul niat tersangka untuk menghabisi nyawa korban karena ada perlawanan. Korban akhirnya dihabisi dengan digorok lehernya,” kata Wira.

Wira menegaskan, atas perbuatan tersangka, ia dikenakan sangkaan pasal 365 KUHP dengan pidana 15 tahun penjara atau pasal 339 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 20 tahun.
“Untuk proses hukum lebih lanjut, berkas perkara akan kami tahap satukan. Kemudian jika sudah lengkap, akan dilakukan tahap dua P21, melimpah tersangka dan barang bukti kepada jaksa,” tegas Wira.
Mertua korban, Yosi, berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya karena menilai pelaku sangat sadis dalam aksinya. Dia sangat kehilangan sosok menantunya yang baru 6 bulan di Kota Pontianak, dan menilai korban merupakan sosok yang sangat baik.
“Saya stres melihatnya, saya sampai berteriak-teriak melihat adegan per-adegan. Saya berharap pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya. Dan saya berterimakasih kepada pihak kepolisian polres kubu raya yang sudah bekerja keras mengungkap kasus ini dengan cepat,” pungkas Yosi. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: kubu raya
-
Ditjen Bina Pemdes Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak di 6 Kabupaten Sekaligus
-
Antisipasi Geng Motor, Polsek Somba Opu Lakukan Patroli
-
Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Polsek V KOTO Salurkan Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
-
Tak Ingin Angka Covid-19 Di Jateng Naik Lagi, Polda Jateng Akan Kembali Lakukan Penyekatan
-
Wawako Padangsidimpuan hadiri acara Musyawarah Daerah (Musda) IV Al-Jam’iyatul Washliyah kota Padangsidimpuan
-
Ratusan Pendukung Letnan-Harry Iringi Daftar Ke KPU Kota Padangsidimpuan
-
Skema B2B, Holding Pangan ID Food Akan Distribusi Minyak Goreng ke 110 Pasar Rakyat dari Aceh Hingga Papua
-
Sekjen Kemendagri Imbau Pelatihan Kemimpinan Administrator Perhatikan Protokol Kesehatan
-
Dr. Era era Hia, MM. M.Si 37 Lantik Pejabat Administrator Eselon III Dan IV
-
Kamis Sedekah, Personil Polres Gowa Sisihkan Gajinya untuk Sedekah

