REAKSIMEDIA.COM | Palu – Satgas Pangan Polda Sulteng bersama Dinas Perindag Provinsi Sulteng dan Dinas Perindag Kota Palu terus mengatur rencana distribusi minyak goreng kepada masyarakat, paska pembongkaran dugaan penimbunan minyak goreng oleh CV. AJ pada Rabu (2/3/2022) lalu.
Setelah kemarin didistribusikan 790 dos minyak goreng di dua pasar besar di Kota Palu, kali ini Satgas Pangan kembali mengawasi pendistribusian 700 dos minyak goreng masih di sekitar Kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), Sabtu (5/3/2022)
“Distribusi minyak goreng hari ini kurang lebih ada 700 dos” Jelas Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto kepada media di Palu, Sabtu (5/3/2022)
Pendistribusian dilakukan menggunakan skema rantai distribusi baik kepada agen atau toko besar, nanti toko-toko inilah yang berikan pelayanan kepada masyarakat, tambahnya
Didik menambahkan, distribusi 700 dos minyak goreng masih diseputar Pasigala, seluruhnya ada 13 toko yang menerima hari ini. Itu semua dilakukan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan pokok minyak goreng.
Satgas Pangan dan Dinas Perindag juga sudah mewanti-wanti kepada toko yang melayani penjualan minyak goreng kepada masyarakat, agar menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), pungkas Kabidhumas. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: palu
-
Positif Corona,7 warga Nias Barat Di Antaranya Sekda
-
Pekanbaru-Tim Voli Putra Riau Ambil Bagian Dalam Ajang Turnamen Kapolri Cup 2023 di Kalimantan Barat
-
ASN Bappeda Kota Sukabumi Diminta Implementasikan Nilai Berakhlak
-
Khidmat, Polres Kediri Gelar Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1445 H
-
Bhabinkamtibmas Dampingi Puskeswan Wonosalam Laksanakan Pengecekan dan Penyuntikan Vitamin ke Hewan Ternak
-
Kapolda Sulsel Tinjau Vaksinasi Massal Yang Digelar Pengda IOF Sulsel yang Berkolaborasi dengan Polda Sulsel
-
Ormas BBR DPC Kabupaten Bogor Akan Gelar Aksi Damai Terkait Tower Dalam Kubah Mesjid
-
Sinergi TNI – Polri Giat Silahturahmi Dialogis Kamtibmas Ajak Perangkat Desa Jaga Wilayah
-
Babinsa Koramil 1710-04/Tembagapura Laksanakan Komsos Secara Intensif Di Wilayah Binaan
-
Wapres Harapkan Pemilu 2024 Tidak Timbulkan Polarisasi Sosial Tajam di Masyarakat


