REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Hubungan Indonesia dan Australia yang dibangun di atas fondasi kepercayaan, persahabatan, dan kerja sama jangka panjang menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan kawasan yang berkelanjutan dan inklusif.
Pesan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menghadiri peringatan 15 Tahun Indonesia – Australia Defence Alumni Association (IKAHAN), yang turut dihadiri Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.
“Keamanan dan pembangunan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Infrastruktur, kawasan permukiman, hingga pusat-pusat pertumbuhan hanya dapat berkembang apabila ditopang oleh stabilitas, kepercayaan, dan kolaborasi antarnegara,” ujar AHY.
Pandangan tersebut sejalan dengan arah transformasi yang tengah dijalankan Kementerian Transmigrasi. Pembangunan kawasan transmigrasi kini tidak lagi dipandang sebagai program perpindahan penduduk semata, melainkan sebagai strategi menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa transformasi transmigrasi bertujuan membuka akses yang lebih luas terhadap kesempatan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan bagi masyarakat, baik transmigran maupun masyarakat lokal.
“Transmigrasi harus memberikan akses dan kesempatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan begitu, kita dapat mengurangi kesenjangan sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Iftitah dalam pidato kunci pada Forum Guru Besar Universitas Padjadjaran di Bandung beberapa waktu lalu.
Sejalan dengan pandangan tersebut, Iftitah menilai pembangunan kawasan harus bertumpu pada kolaborasi lintas sektor, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta terciptanya ekosistem ekonomi yang mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat secara luas.
Senada dengan itu, AHY menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada human infrastructure—kualitas hubungan antarmanusia yang menjadi fondasi bagi perdamaian, kepercayaan, dan kemajuan bersama.
Semangat kolaborasi yang terbangun antara Indonesia dan Australia diharapkan terus menginspirasi transformasi kawasan transmigrasi sebagai pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, berdaya saing, dan mampu memperkecil kesenjangan pembangunan antarwilayah di Indonesia.
Sumber : Tim Kementerian Transmigrasi
Tags: jakarta
-
Evakuasi Medis Warga yang Mengalami Kelumpuhan Ke Rumah Sakit Piru
-
Bupati Tapanuli Selatan, H.Dolly Pasaribu, SPt, MM Bersama Ketua TP.PKK Tapanuli Selatan, Ny.Rosalina Dolly Pasaribu, Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Anak di SDN 101234 Kilang Papan
-
Wujudkan Pasar Sehat, Forkompincam Ngampel Laksanakan Penyemprotan Disinfektan
-
Dandim 1710/Mimika Secara Resmi Membuka Turnamen Sepak Bola Piala Kasad Cup
-
Berikan Bantuan Logistik Bupati Bogor Tinjau Langsung Lokasi Banjir Bandang Wilayah Kecamatan Cigudeg
-
Penuhi Kebutuhan Irigasi dan Air Baku di Sumbawa, Bendungan Beringin Sila Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2022
-
Hikmah Maulid; Bunda PAUD Kabupaten Pinrang Hj. Sri Widiyati Irwan Sekaligus Ketua Tim PKK Hadir Bersama Bupati Pinrang Irwan Hamid Dilapangan Desa Padaelo
-
Bebas Bea Masuk Anti Dumping, Produk Kertas A4 Indonesia Kembali Berdaya Saing di Pasar Australia
-
Sinergitas Aparat TNI/Polri Dan Distrik Mimika Timur Dalam Pemberantasan Miras Guna Menyelamatkan Generasi Muda
-
Kementerian PUPR dan Pemkab Blitar Sepakat Cari Solusi Penanganan Sejumlah Jalan

