REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tanah Rekah Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko kini memasuki tahap dimulainya proses pengecatan pagar pengaman jembatan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tim pelaksana bersama warga setempat dan TNI (Kodim 0428/Mukomuko) lakukan mengecat rangka besi pagar pengaman menggunakan warna Merah-Putih yang kontras dan mudah terlihat.
Pemilihan warna ini bukan hanya untuk estetika, tetapi juga berfungsi sebagai peringatan visual (visual warning) bagi pengguna jembatan, terutama anak-anak dan lansia, agar tetap berada di area aman saat melintas.
Dandim 0428/Mukomuko Letkol Inf Yokki Firmansyah Mengatakan, Pengecatan pagar pengaman ini bertujuan untuk keselamatan bagi pengguna, selain memberikan identitas dan keindahan, lapisan cat berkualitas tinggi akan melindungi besi pagar dari korosi akibat udara lembab di tepian sungai. “Kami memastikan setiap jengkal pagar terlapisi rata agar tahan puluhan tahun,” jelasnya.
“Proses pengecatan ini juga mencakup pemberian marka reflektif, atau garis batas aman di sisi dalam pagar, untuk memandu pejalan kaki dan pengendara sepeda motor,” pungkas Dandim.
Laporan: Rahmadsyah Sipahutar
Sumber: Pendim 0428.
Tags: mukomuko bengkulu
-
Kunjungi Pasar Malang Jiwan Colomadu, Presiden Bagikan BLT dan Cek Harga Komoditas
-
Diresmikan Presiden, Jalan Tol Manado-Bitung Utuh Beroperasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara
-
Geliat Pembangunan Di Kiwirok, Satgas Yonif 143/TWEJ Bersama Masyarakat Bersatu
-
Bhabinkamtibmas Polsek Mukomuko Kota Serta Babinsa Koramil 01 Mukomuko Lakukan Pengamanan Immunisasi Anak Di SDN 04 Desa Rawa Mulya Mukomuko
-
Wakil Panglima TNI Lepas Satgas Kizi TNI MINUSCA Ke Afrika Tengah
-
Antusiasme Masyarakat Lanny Jaya Sambut Prajurit Yonif 721/Mks Di Acara Tradisi Perkenalan Warga Baru
-
Agusman Duha Warga Desa Nanowa Meninggal Dunia Tergantung Di Dalam Kamar
-
Kemanunggalan Satgas Pamtas Yonif 711/Rks dengan Masyarakat Papua
-
Presiden Apresiasi Budaya Gotong Royong Masyarakat Indonesia Hadapi Pandemi
-
Kementerian Transmigrasi Terjunkan 10 Peneliti untuk Pemetaan Potensi Investasi di Kawasan Transmigrasi Buton Utara


