REAKSIMEDIA.COM | Cilacap – Kereta Api Lodaya Jurusan Bandung-Solo menabrak seorang Kakek berinisial K P (83) warga desa Bulaksari Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap saat melintas di perlintasan kereta Api rel KM 357+6/7 Petak Gandrungmangu-Kawunganten.
Peristiwa ini terjadi pada hari Kamis tanggal 15 Desember 2022 pkl.11.15 wib.

Kapolresta Cilacap AKBP Eko Widiantoro melalui Kasi Humas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto menerangkan, Korban awalnya melintas dari arah selatan ke utara melewati jalur kereta Api, karena korban pendengarannya sudah kurang, saat masinis membunyikan klakson korban tidak mendengar sehingga korban tertabrak kereta dan terpental sejauh 10 meter.
“Korban menyeberangi rel juga tanpa melihat kanan kiri sehingga tak menyadari adanya KA Lodaya dengan nomor 160 C dengan tujuan Bandung- Solo melaju” ucap gatot.
Dikarenakan jarak yang terlalu dekat KA Lodaya ini langsung menabrak tubuh korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Gatot mengimbau warga tidak beraktivitas di sepanjang rel kereta api. “Masyarakat supaya tidak beraktivitas di jalur KA, karena sangat membahayakan, baik bagi perjalanan KA ataupun warga itu sendiri,” pungkasnya. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: Cilacap
-
GEMAPSI Minta Polres Pematang Siantar Tertibkan : Berkedok Jukir, Pungli Di Trotoar
-
Sebanyak 30 Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan diambil Sumpah/Janji
-
Pimpin Rapat Progres Mal Pelayanan Publik, Wapres Minta Pelayanan kepada Masyarakat Cepat dan Bebas Korupsi
-
Firman Bintang Bantah Klaim Rano Karno soal Pajak Tontonan Film, Sebut Kebijakan Sudah Ada Sejak Era Surjadi Sudirja
-
Hingga H+4, 60% Pengguna Kendaraan Belum Kembali
-
Satuan Samapta Polres Gowa Laksanakan Ops Yustisi dan Patroli Mobile Guna Menindak Lanjuti PPKM Mikro Level 3
-
Residivis Curas Kandas Di Tangan Timsus Polres Padangsidimpuan
-
Jamin Lalu Lintas Surakarta Tetap Lancar, Polda Jateng Siapkan Tim Urai Lalu Lintas saat Resepsi Kaesang – Erina
-
Polsek Blado Kembali Salurkan Bansos dari Pemerintah untuk Warga Terdampak Pandemi
-
Selesai 2024, Bendungan Jlantah Aliri Air 1.494 Ha Sawah di Karanganyar


