REAKSIMEDIA.COM | Pekanbaru – Sidang lanjutan pra peradilan No. 16/Pid. Pra/2021/PN. Pbr berkaitan dengan kasus perusakan mobil yang disertai penganiayaan terhadap IYS anggota DPRD Kota Pekanbaru beserta anaknya FN digelar kembali hari ini, yang mana dari Polresta Pekanbaru menghadirkan dua orang saksi, Selasa (2/11/2021).
Pada tanggal 1 September 2021 terjadi dugaan kasus penyerangan disertai pengeroyokan dan penganiayaan yang dibuktikan terdapat luka dan lebam terhadap IYS dan anaknya FN di Jalan Irkab tidak jauh dari Radja Koffie Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru yang dikuatkan dengan hasil visum dari Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.
Hari ini kedua orang saksi yang dihadirkan oleh Polresta Pekanbaru menguraikan kejadian saat itu dan menjawab pertanyaan dari kedua kuasa hukum yang bersengketa dengan tegas dan teratur tanpa gugup dalam menjawab beberapa pertanyaan dari kedua kuasa hukum yang berseberangan.
Diketahui pada hari sebelumnya, Senin (1/11/2021) juga dihadirkan beberapa orang saksi dari Pihak Aldo dan Rehan yang terkesan memberikan kesaksian berbelit belit dan sempat ditegur saat itu oleh Hakim Tommy Manik, SH.,MH terhadap dua orang yang menyatakan kesaksiannya untuk tidak memberikan kesaksian dengan berbelit belit dan sejujurnya karena saksi itu disumpah dan ada sangsi hukumnya jika saksi diketahui memberikan keterangan palsu.
Pada persidangan hari ini Hakim Tommy Manik, SH.,MH mengambil kesimpulan dan menyatakan akan melakukan sidang lanjutan pada waktu yang telah ditentukan.
Laporan : Suryadi-HS
Tags: pekanbaru
-
Ditjen Bina Bangda Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air di Daerah
-
Kunjungan Uskup Ordinariat Militer Indonesia di Atambua Perkuat Iman dan Kedaulatan NKRI
-
Wisata Sejarah, Wapres Kunjungi Tugu MacAthur
-
Optimalkan Kesembuhan Sinta Aulia, RS Polri Bentuk Tim Berisikan Ahli dan Pakar
-
Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Resmikan Bantuan Pemerintah Bangun Lapangan Bola Voli di Bitung
-
Gubernur Bengkulu Serahkan Hadiah Lomba Menulis Surat Untuk Gubernur Di Radar Mukomuko
-
Kementrans Bentuk Komcad, Wamen Viva Yoga: Membentuk Transmigran Tangguh dan Berjiwa Patriot
-
Tidak Adakan Gelar Griya, Presiden Beri Keleluasaan Jajaran Pemerintah Berlebaran dengan Keluarga
-
83 Calon Anggota Polri Ikut Pendidikan di SPN Polda Sulteng
-
Bergerak Malam Hari, Yonif 300/Bjw Sasar Tenda Pengungsi

