Sikap Arogansi Oknum ASN Dinas Perhubungan Kabupaten Tapanuli Selatan, Terhadap Aksi Demo Damai

REAKSIMEDIA.COM | Tapanuli Selatan – Aksi damai mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Pemuda Pengamat Kebijakan Pemerintah dan Anti Korupsi Tabagsel di depan Kantor Dinas PMD Kabupaten Tapanuli Tapsel, meminta kepada Bupati Kabupaten Tapsel Dolly Pasaribu, untuk mencopot Kadis PMD Kabupaten Tapsel dan Ketua APD Kabupaten Tapsel di warnai kericuhan dan pembubaran terhadap peserta aksi damai oleh gabungan Satpol PP, dan oknum Dinas Perhubungan pada hari selasa (22/03/2022) yang lalu.

Awalnya aksi demo damai berjalan dengan damai namum salah satu oknum Dinas Perhubungan bersikap arogan kepada peserta aksi damai dengan mengucapkan kata – kata yang tidak pantas hingga ketegangan pun tak terhindarkan dan aksi damai hampir jadi rusuh.

Massa aksi damai hendak di bubarkan secara paksa oleh oknum Dinas Perhubungan Kabupaten Tapsel.

Kejadian tersebut mencederai hak demokrasi dalam kebebasan menyampaikan aspirasi diatur dalam UUD 1945 Pasal 28 E, Bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat

.

Bukan hanya itu oknum Dinas Perhubungan tersebut juga diduga mencoba menghalang-halangi Aliansi Gerakan Mahasiswa untuk menyampaikan pendapat.

Alfan Syah Lubis, mengecam keras atas tindakan oknum Dinas Perhubungan berinisial A.T yang mengucapkan perkataan yang tidak pantas dengan ucapan kalau mahasiswa atau peserta demo damai di samakan dengan binatang yang punya ekor. Kami sangat sesalkan atas insiden yang terjadi. Kami anggap oknum tersebut tidak paham terkait dengan kebebasan berpendapat, kata Alfan Syah Lubis, kepada awak media, jum’at (25/03/2022).

Dengan tegas mengutuk dan mengecam perkataan oknum tersebut, untuk itu meminta Bupati Kabupaten Tapsel Dolly Pasaribu, untuk membuka mata dan telinganya, copot oknum Dinas Perhubungan yang bersikap arogan tersebut,” ujarnya.

Baca juga:  Bupati Tapsel : Penerima BSPS Harus Dilayani Dengan Baik

Laporan : Samsul Bahri Hasibuan

Tags: