STT IKAT Maluku Utara Mantapkan Peran Strategis Dunia Pendidikan Kristen: “Diperlengkapi dan Diutus ke Marketplace untuk Membuka Cahaya Kemuliaan Tuhan”

REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Wisuda dan Sidang Terbuka STT IKAT Maluku Utara 2025 Hadirkan Cahaya Baru bagi Dunia Pendidikan dan Pelayanan

TOBELO,  Dalam suasana penuh hikmat dan sukacita, Sekolah Tinggi Teologi (STT) IKAT Maluku Utara menggelar Sidang Terbuka Senat dan Wisuda Tahun Akademik 2024/2025 dengan tema rohani yang menggugah:

“Diperlengkapi dan Diutus ke Marketplace untuk Membuka Cahaya Kemuliaan Tuhan.”

Kegiatan monumental ini menjadi titik kulminasi perjalanan akademik dan spiritual para mahasiswa yang telah ditempa bukan hanya dengan ilmu, tetapi juga nilai-nilai ilahi yang kuat.

Acara turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dunia pendidikan dan pemerintahan, di antaranya:

1. Drs. Erasmus Joseph Papilaya, MTP, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara (mewakili Bupati Halmahera Utara),

2. Dr. Tommy Sanfaat, S.H., S.Th., M.Th., M.Pd., CPL, Ketua STT IKAT Maluku Utara,

3. Dr. Jimmy M.R. Lumintang, M.A., M.BA., M.Th, Rektor IKAT Pusat,

4. Dr. Mediati Marbun, M.Pd, Ketua I IKAT Jakarta,

5. Dr. Ruben Nesimnasi, M.Th, Ketua III IKAT Jakarta.

Pada kesempatan istimewa ini, STT IKAT Maluku Utara mewisuda 93 lulusan yang terdiri atas:

55 Sarjana Pendidikan,

21 Sarjana Teologi,

11 Magister Pendidikan, dan

6 Magister Teologi.

Rektor IKAT Pusat: Lulusan IKAT Adalah Garam dan Terang di Dunia Profesional

Dalam sambutan pembuka yang penuh makna, Rektor IKAT Pusat, Dr. Jimmy M.R. Lumintang, M.A., M.BA., M.Th, menyampaikan pesan mendalam tentang makna marketplace ministry di era modern.

“Kita hidup di zaman di mana tantangan iman semakin kompleks. Karena itu, para lulusan STT IKAT bukan hanya dipanggil untuk berkhotbah di mimbar, tetapi juga untuk menjadi garam dan terang di dunia kerja, di ruang publik, di tengah sistem ekonomi, pendidikan, dan sosial. Di situlah medan pelayanan sesungguhnya,” tutur Dr. Lumintang dalam pidatonya yang mendapat tepuk tangan meriah.

Ia menegaskan bahwa IKAT hadir bukan hanya mencetak sarjana teologi, tetapi pemimpin transformasional yang siap membawa nilai-nilai Kristiani ke tengah dunia profesional dan masyarakat luas.

Baca juga:  Sinergi Pemimpin Maluku Utara di Tobelo: Safari Ramadhan 1447 H Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Kesejahteraan

Sementara itu, Ketua STT IKAT Maluku Utara, Dr. Tommy Sanfaat, S.H., S.Th., M.Th., M.Pd., CPL, dalam orasi ilmiahnya menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari pengutusan ilahi.

“Kulminasi pendidikan bukan sekadar mencapai puncak ilmu, tetapi menemukan kehendak Tuhan di tengah dunia yang terus berubah. Setiap lulusan IKAT adalah cahaya kemuliaan Tuhan yang harus bersinar di marketplace — mewarnai dunia kerja dengan iman, integritas, dan kasih,” tegas Dr. Tommy Sanfaat dengan penuh wibawa.

Beliau juga menambahkan bahwa STT IKAT Maluku Utara berkomitmen menjadi mercusuar pendidikan Kristen di kawasan Timur Indonesia, yang melahirkan generasi berilmu, beriman, dan berdampak bagi bangsa.

Pesan Sekda Halmahera Utara: Pendidikan Adalah Gerbang Transformasi

Dalam sambutan hangatnya, Drs. Erasmus Joseph Papilaya, MTP, mewakili Bupati Halmahera Utara, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada STT IKAT Maluku Utara atas peran strategisnya dalam membangun karakter generasi muda daerah.

“Pendidikan adalah gerbang transformasi. Saya percaya, lulusan STT IKAT adalah insan berkarakter yang mampu membawa terang bagi Halmahera Utara dan Indonesia. Mari jadikan iman sebagai fondasi setiap langkah pembangunan,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Menjadi Cahaya di Marketplace

Momentum wisuda ini tidak hanya menjadi selebrasi akademik, melainkan momen pengutusan rohani. Para lulusan diberkati untuk memasuki dunia kerja sebagai marketplace ministers — duta Kristus yang membawa nilai-nilai kasih, kejujuran, dan pelayanan dalam setiap profesi.

Prosesi ditutup dengan doa berkat, diiringi pujian rohani dan rasa syukur mendalam dari seluruh civitas akademika

Laporan : Edwin Tatipang

Tags: