REAKSIMEDIA.COM | Depok –
Efisiensi sebetulnya lebih kepada me-relokasi anggaran-anggaran menjadi prioritas yang di utamakan, artinya ber-strategi untuk prioritas mana yang
akan di prioritaskan, ungkap Supian Suri usai hadir diacara Musrenbang tingkat Kota Depok, Rabu (30/4/25).
Musrenbang tingkat Kota Depok di gelar bertempat di gedung Joko Widodo lantai 6, kompleks Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII), jalan Raya Bogor, Depok, Jawa Barat.Acara di buka Walikota Depok, Supian Suri dan turut hadir Wakil Walikota Chandra.R bersama kepala Bappedalitbang Dadang.W serta para undangan lainnya.
Kembali, Walikota Depok, Supian Suri mengatakan, awalnya dari janji kampanye dan akan menjadi produk selanjutnya di Perda kan ini harus dijalankan, baik terkait dengan pendidikan dan kesehatan. Peningkatan Perekonomian masyarakat termasuk program-program atau kebijakan-kebijakan yang pro masyarakat itu produk formal yang di keluarkan dalam bentuk perda, jelasnya.
“Kita akan memprioritaskan mana yang lebih prioritas dalam konteks hari ini terhadap kebutuhan masyarakat kota Depok.”
Lanjut Supian, Ia mengakui adanya keterbatasan, maka itu hal-hal yang sifatnya infrastruktur, beberapa bagian jalan harus di kerjakan, berkolaborasi dengan pemerintah pusat.

Bidang kesehatan, termasuk juga pihaknya berani mengambil keputusan pemberian gratis dengan berobat ke puskesmas, memberi gratis berobat ke calon pengantin dan bagi anggaran 200 juta ke bawah, untuk PBB di gratiskan.
“Masyarakat itu kan tidak harus sifatnya diberi dari sisi alokasi atau sosial tapi dengan mengurangi beban terhadap tanggung jawab pengeluaran mereka, itu bagian dari kita memberikan perhatian,” ungkapnya.
Selanjutnya, terkait pemberlakuan Car Free Day yang rencana mulai tanggal 4 Mei mendatang, pihaknya tidak serta merta menutup seluruh jalan Margonda Raya namun menutup sebagian dengan melakukan Contraflow.
“Bagaimana masyarakat gemar berolahraga yang pada akhirnya mereka sehat, kita berharap, kita kasih ruang mereka buat berolahraga dan upaya yang kita lakukan
salah satunya adalah car free day (CFD),” tandasnya.
Diketahui, untuk rute CFD sendiri, hanya menggunakan satu jalur barat Jalan Margonda Raya dari underpass Jalan Dewi Sartika hingga simpangan Jalan Juanda.
CFD dimulai pukul 06.00 Wib hingga 09.00 Wib atau selama tiga jam.
Kenderaan bisa parkir di sekitar simpang Kartini dan eks perlintasan sebidang Dewi Sartika. Di sisi selatan juga ada akses parkir dekat area K3D dan pipa gas dan di area Balai Kota Depok sebelum CFD dilaksanakan.
Laporan : Johannes
Tags: Depok
-
Kapolres Malang Ingatkan Netralitas Polri Dan Kondusifitas Kamtibmas Dalam Pemilu 2024
-
Sejahterakan Petani Kopi, Pemkab Way Kanan MoU dengan PT. SMTM
-
DEFA Andalan ASEAN Wujudkan Epicentrum of Growth
-
Percepat Herd Immunity, Polres Pekalongan Gelar Vaksinasi di Ponpes Bustanul Mansuriyah
-
Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa Dokter RS. Bhayangkara Penemu Terapi Pengobatan Penderita Covid-19
-
Dialog Bersama Civitas Akademika Universitas Peking, Gus Halim Pamerkan Keistimewaan Desa
-
Koordinasi Menko IPK & Mentrans Untuk Siapkan Kawasan Transmigrasi Barelang, 68 KK Warga Rempang Terima SHM
-
Diduga Cemburu, Seorang Remaja di Gowa Jadi Korban Pengeroyokan
-
Hadiri Pembukaan Porseni NU, Erick: Kalau Umat Sehat, Indonesia Kuat
-
Erick Thohir: BUMN Siap Bantu Keberangkatan Haji

