REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan komitmen BUMN dalam membantu keberangkatan haji, yang mana salah satu komponen besar adalah biaya avtur. Erick juga mengaku terus menjalin koordinasi dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
“Tentu mengenai biaya haji yang sedang dibicarakan dengan Kemenag dan DPR, kami pada intinya terbuka untuk mereview mengenai perjalanan haji,” ujar Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut di Jakarta, Selasa (14/2/2023).
Erick menyampaikan persoalan avtur dapat memberikan dampak yang signifikan dalam ongkos keberangkatan haji. Erick mengatakan BUMN juga berkomitmen penuh dalam membantu meringankan dan memudahkan masyarakat untuk beribadah ke tanah suci. PT Bank Syariah Indonesia (BSI), ucap Erick, membuka diri dalam penyediaan gelang haji.
“Mengenai keberadaan BSI, membantu meringankan pengadaan gelang haji yang mungkin bisa menjadi spomsor. Ini masih tahap diskusi lebih jauh antara kami dengan Kemenag. Saya yakin, di bawah kepemimpinan Gus Yaqut, Kemenag terus memberikan pelayanan terbaik bagi para calon jamaah haji kita,” kata Erick. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
Jalin Kemitraan Polri Dengan Insan Pers, Kapolres Mukomuko “Kumpul Bareng” Wartawan
-
Polda Jateng Bongkar Kasus Pencabulan di Tiga Kabupaten
-
Temanna Irma : A.Azizah Irma Wahyudiati Irwan Ketua Tim Pemenangan ” BLB “BERIMAN Gelar Acara Konsilidasi Sahabat Muda Iwan – Sudirman, Semangatnya Dua Kali Lebih Baik
-
500 Paket Takjil dan Sembako di Bagikan Karang Taruna
-
Masuki Tahun Politik, Presiden Jokowi Titip Parpol Jaga Persaingan secara Sehat
-
Kumpulkan Data Kajian Wujudkan Kesejahteraan bagi PNPP, Tim Puslitbang Polri Kunjungi Polres Batang
-
Polsek Kangkung Gencarkan Vaksinasi Booster
-
Rapat Paripurna Dalam Rangka Serah Terima Jabatan Ketua Persit KCK Cabang XXXV Kodim 1710/Mimika
-
Gelar Apel dan Doa Bersama, Dirjen Teguh Beri Arahan Strategis
-
Hari Pertama TNI AD Fair 2025, Stand Rekrutmen Prajurit Jadi Magnet Pangunjung




