REAKSIMEDIA.COM | Batam – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta agar Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) dan bupati/wali kota se-Provinsi Kepri dapat mempermudah izin berusaha. Sebab, pemerintah tidak mampu menampung seluruh angkatan kerja yang jumlahnya banyak hanya dengan mengandalkan belanja pemerintah. Karena itu, untuk mengakomodasi seluruh angkatan kerja tersebut perlu pelibatan sektor swasta.
Hal itu disampaikan Mendagri saat memberikan keterangan pers pada kunjungan kerjanya (Kunker) dalam rangka monitoring, evaluasi program, dan kegiatan strategis di Provinsi Kepri yang berlangsung di Marriot Hotel Harbour Bay, Kota Batam, Kamis (13/1/2022) malam. Dalam Kunker tersebut Mendagri memberikan arahan kepada Gubernur Kepri dan seluruh bupati/wali kota se-Provinsi Kepri.
Mendagri menjelaskan, untuk menarik sektor swasta salah satu kuncinya yakni dengan memberikan kemudahan bagi mereka dalam berusaha. Dirinya mewanti-wanti agar Pemerintah Daerah (Pemda) tidak malah mempersulit izin pihak swasta yang hendak berusaha.
“Buat regulasi yang mempermudah, buat mekanisme yang mempermudah, kalau enggak nanti pengusahanya akan lari, yang dari dalam (negeri) lari ke luar (negeri), dari luar (negeri) tidak mau masuk ke sini (dalam negeri),” ujar Mendagri.
Mendagri berharap, kemudahan berusaha tersebut dapat memacu para investor untuk berebut investasi di Kepri. Dengan begitu, seluruh angkatan kerja yang dimiliki Kepri dapat memiliki pekerjaan, sehingga membuat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut dapat kian meningkat.
Di lain sisi, Mendagri juga mengingatkan, agar jajaran pemerintah setempat dapat memperhatikan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Meski memiliki potensi alam dan letak geografis yang strategis, Mendagri menekankan bahwa keberadaan SDM merupakan kunci pembangunan.
Hal itu dapat dilakukan dengan memperkuat sektor pendidikan, baik formal maupun informal. Tak hanya itu, bidang kesehatan juga perlu diperhatikan untuk membangun SDM yang andal. Dengan langkah tersebut, diharapkan Kepri dapat memiliki angkatan kerja yang produktif.
“Tapi ya kita serahkan kepada Bapak Gubernur untuk mengendalikan pemerintahan di provinsi sekaligus wakil pemerintah pusat di daerah, dan juga teman-teman bupati/wali kota (dapat) memiliki pemikiran yang sama,” harap Mendagri.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: batam
-
Tim Safari Ramadhan Pemerintah Dipimpin Langsung Wabup Pinrang Drs.H.Alimin,Msi Tiba di Masjid Nurul Yaqin
-
Kabid Humas Polda Kepri Menjadi Nara Sumber Pada Webinar Hoaks, Pandemi Covid-19 Dan Literasi Digital Bersama Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana
-
Kodim 1710/Mimika Gelar Masak Besar Bobon Santoso dan Olahraga Bersama Dharma Pertiwi Cabang Mimika
-
Deolipa Yumara Dan Pengacara Bhinneka Tunggal Ika Lapor Balik Aliansi Advokat Anti Hoaks
-
Satuan Narkoba Polres Sigi Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Desa Walatana
-
Bupati Dolly Pasaribu Apresiasi BKMT Tapanuli Selatan Yang Telah Beri Semangat Ke Daerah Lain
-
Persiapkan Pemimpin Kementerian PUPR di Masa Depan, 84 Karyasiswa Siap Tempuh Pendidikan Lanjutan
-
Seorang Ibu Melahirkan di Puncak Bogor, Dikawal Polisi Saat Menuju Tempat Persalinan
-
Polres Jepara Berhasil Ringkus Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandungnya Sendiri
-
FAJI Kabupaten Bogor Apresiasi Kunjungan Ketua KONI Ke Venue Pelatcab Arung Jeram

