REAKSIMEDIA.COM | Bandung – Presiden Joko Widodo menekankan komitmen pemerintah untuk terus mengawal tahapan pemilu agar berjalan dengan baik. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden menanggapi pertanyaan mengenai putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat terkait penundaan Pemilu.
“Saya sudah sampaikan bolak-balik komitmen pemerintah untuk tahapan pemilu ini berjalan dengan baik, penyiapan anggaran juga sudah disiapkan dengan baik,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media di Pondok Pesantren Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 6 Maret 2023.
Presiden menilai putusan tersebut menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Presiden secara tegas menyampaikan bahwa pemerintah mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengajukan banding.
“Tahapan pemilu kita harapkan tetap berjalan dan memang itu sebuah kontroversi yang menimbulkan pro dan kontra, tetapi juga pemerintah mendukung KPU untuk naik banding,” tandasnya.
Sebelumnya, PN Jakarta Pusat mengeluarkan putusan pada Kamis (2/3) untuk menunda pemilu berdasarkan tindak lanjut atas gugatan Partai Prima kepada KPU pada 8 Desember 2022.
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Tags: bandung
-
Polda Jateng Siagakan Dua Alternatif untuk Antisipasi Arus Balik Lebaran
-
Presiden: Industri Baja Pilar Penting Pertumbuhan Ekonomi
-
Cegah Meluasnya Titik Api, Polsek Lubuk Pinang di Bantu Babinsa & Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Kota Praja
-
Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan Terkait Adanya Ribut Antara Juru Parkir dan Pengunjung Karaoke Dua Raja
-
Gelar Pasukan OPS Lilin Candi Polres Cilacap
-
DPD LSM BARAK NKRI Menggelar Rapat Perdana Di Pasar Muara Beliti
-
Komsos Menjadi Sarana Para Babinsa Dari Koramil 1710-07/Mapurujaya Untuk Terus Jalin Kedekatan Bersama Warga Binaan
-
Berikan Rasa Aman, Tim Quick Respon Sat Samapta Polres Pekalongan Gelar Patroli
-
Pimpinan Polres Bogor Lakukan Pemantauan Serta Pengawasan Terkait Fasilitas Dan Petugasnya Sebagai Peningkatan Pelayanan Masyarakat
-
Wamendes: Penguatan Ekonomi Lokal Dorong Pertumbuhan Daerah Tertinggal





