REAKSIMEDIA.COM | Kabupaten Bogor -Komunitas TiduRUN Cisarua Puncak menjajal jalur baru trekking dan trail run yang berada di kawasan Kasamira Coffee, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Trek sepanjang kurang lebih lima kilometer tersebut menawarkan perpaduan tantangan medan dan keindahan alam khas kawasan Puncak.
Ketua TiduRUN Cisarua Puncak, Aldi Menol, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengecek sekaligus menikmati langsung jalur baru yang disiapkan Kasamira Coffee sebagai alternatif wisata berbasis alam dan olahraga.
“Ini kita mengecek jalur baru trekking dan trail run. Titik kumpulnya di Kasamira Coffee, Desa Tugu Utara. Kebetulan Kasamira membuka trek kurang lebih lima kilometer,” ujar Aldi, Minggu (8/8/2026).
Menurutnya, jalur tersebut memiliki karakter yang cukup beragam. Para pelari maupun penghobi trekking akan diajak menyusuri kawasan perbukitan dan hutan yang masih asri dengan kondisi udara yang sejuk.
Selain menawarkan medan yang menantang, trek tersebut juga menyuguhkan panorama alam yang menarik. Dari sejumlah titik, pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Gede Pangrango, hamparan perbukitan, serta lanskap alam Puncak yang masih hijau.
“Pemandangannya bagus, masuk ke perbukitan dan hutan. View Gunung Gede Pangrango juga terlihat. Hutannya masih asri, udaranya adem,” katanya.
Aldi menilai keberadaan trek tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi baru bagi komunitas trail run maupun trekking.
Terlebih, karakter jalurnya tidak hanya menyajikan pemandangan, tetapi juga tantangan bagi pencinta aktivitas outdoor.
Trek sepanjang sekitar lima kilometer itu memiliki sejumlah tanjakan dan turunan, termasuk medan berbatu yang membutuhkan stamina dan kewaspadaan.
Di beberapa bagian, peserta juga dapat menemukan aliran air dan curug yang menambah daya tarik perjalanan.
“Ke depan pasti bisa menjadi destinasi baru, seperti surga bagi para trail runner dan penghobi trekking. Trek-nya menantang, ada tanjakan, turunan, bebatuan, dan ada curug juga,” ungkap Aldi.
Ia berharap jalur tersebut dapat dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian alam.
Menurutnya, kombinasi antara panorama pegunungan, hutan yang asri, udara sejuk dan medan yang menantang menjadi modal kuat untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu pilihan wisata olahraga di Puncak.
“Yang dijual bukan hanya treknya, tetapi juga pemandangan dan suasana alamnya. Hutan masih asri, perbukitan, cuaca adem, ditambah view yang bagus. Ini yang menjadi daya tarik,” pungkasnya.
Laporan : Bambang. I / Sep
Tags: kabupaten bogor
-
Bakamla RI Bersama Satgas TNI Gagalkan Pengiriman 25 CPMI Nonprosedural ke Malaysia
-
Musim Hujan, Polisi Ingatkan Pengendara untuk Tidak Berteduh di Bawah Pohon
-
Pangdam Terima Kunjungan Kerja Tim Kemenko Polhukam RI
-
Ini Daftar Pelanggaran yang jadi Target Operasi Keselamatan Candi 2022
-
Presiden Jokowi Dorong Setiap Kota Miliki Strategi dan Gagasan Besar
-
Jumat Curhat Polsek Lubuk Pinang di Desa Tirta Makmur Air Manjuto, Warga: Kami Senang, Sebab Polri Dengan Masyarakat Semakin Dekat
-
Sat Narkoba Resor Gowa Ringkus 7 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba, Kasubbag Humas : Bandar dalam Rutan Ikut Bermain
-
Pj.Bupati Pinrang Membuka Secara Resmi Forum Konsultasi Publik (RKPD)
-
Lakukan Pencegahan Terkait TPPO dan Kamtibmas Polsek Cijeruk Bersama Danramil Wilayab Cijeruk Lakukan Mapping
-
Wakapolri Bicara Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham Radikalisme


