REAKSIMEDIA.COM | Bogor – Badan Gizi Nasional (BGN) memandang Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 sebagai mitra strategis dalam mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan para peserta TEP, program tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas gizi sekaligus pembangunan sumber daya manusia di daerah.
“Saya tahu informasi bahwa ada sekitar 1.200 peserta yang akan bekerja di Papua. Ini memang sejalan dengan fokus pemerintah dalam RPJMN untuk daerah-daerah tertinggal. Program ini sangat tepat menempatkan para peserta Tim Ekspedisi Patriot di Papua, sebagaimana Badan Gizi Nasional juga memprioritaskan intervensi di daerah dengan prevalensi stunting dan masalah gizi yang masih tinggi,” ujar Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional, Sitti Aida Adha Taridala, saat pembekalan kepada peserta Tim Ekspedisi Patriot 2026, Sabtu (25/7/2026) di Bogor.
Menurut Sitti Aida, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dicapai oleh satu institusi saja. Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta para peserta Tim Ekspedisi Patriot menjadi faktor penting agar program dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Program Makan Bergizi Gratis tidak mungkin terlaksana tanpa kolaborasi, sinergitas, dan kerja sama yang baik dengan kementerian lembaga lainnya, dengan pemerintah daerah, dan stakeholder lain,” ujarnya. Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga mendukung pendidikan, menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, serta menggerakkan ekonomi lokal.
Lebih lanjut, Sitti Aida mengatakan implementasi Program Makan Bergizi Gratis juga membuka ruang kolaborasi bagi kalangan akademisi dan peserta Tim Ekspedisi Patriot melalui penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh tahapan program, mulai dari perencanaan menu, pengadaan bahan pangan lokal, distribusi, hingga evaluasi, dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus kontribusi nyata bagi penyempurnaan kebijakan.
“Dari awal sampai akhir di sana, dari satu sampai tujuh merupakan bahan kajian, bahan penelitian, bahan untuk kita pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang keahlian kita masing-masing. Badan Gizi Nasional terus menunggu masukan-masukan untuk menjadi bahan perbaikan implementasi program,” kata Sitti Aida.
Sebagai bentuk penguatan kolaborasi di lapangan, Badan Gizi Nasional juga telah membangun jaringan pelaksana melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah, termasuk wilayah 3T. Keberadaan SPPG diharapkan menjadi mitra koordinasi bagi Tim Ekspedisi Patriot selama menjalankan pengabdian di daerah, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Melalui sinergi tersebut, Tim Ekspedisi Patriot diharapkan tidak hanya menjadi agen pembangunan di kawasan transmigrasi dan wilayah 3T, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah dalam mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing melalui pemenuhan gizi yang berkualitas. (AR)
Sumber : Tim Kementerian Transmigrasi
Tags: bogor
-
Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2021 Bupati Bogor Menyerukan Pesan Perkokoh Semangat Solidaritas Dan Gotong Royong
-
Dandim 1715/Yahukimo Melaksanakan Evaluasi dan Dengar Pendapat Pelayanan Makan Bergizi Gratis untuk Tokoh Gereja dan Tokoh Agama
-
Diakhir Masa Jabatan Sebagai Kapolres Mukomuko, AKBP Witdiardi Kunjungi Ponpes Alfattah Naiul Anwar di Desa Air Dikit
-
Sambut Anggota Baru, Gegana Brimob Sulteng Gelar Upacara Tradisi Pengambilan Pin
-
Kunjungi Kesultanan Bulungan, LaNyalla: Kerajaan Nusantara Pondasi Terbentuknya NKRI
-
Wakapolda Kepri Ikuti Vicon Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI Ke-77 Di Istana Negara
-
TRC Indonesia Rayakan Kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024: Konsolidasi dan Rencana Legalisasi Ormas
-
Babinsa Koramil Kuala Kencana Hadiri Kegiatan Rapat Forum Konsultasi Publik
-
Kapolda Jambi: Polda Jambi Siap Amankan PSU Gubernur Jambi, dan Anggota Polri Harus Netralitas
-
Percepat Herd Immunity Untuk Masyarakat, Polsek Lubuk Pinang Door To Door Data Warga Yang belum Divaksin Covid-19 di Desa Sinar Jaya



