REAKSIMEDIA.COM | Labuan Bajo – Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau
Penataan Kawasan Pantai Marina – Bukit Pramuka Labuan Bajo, Selasa (21/12/2021) sebagai ruang terbuka publik pada area tepi air (waterfront).
Dalam tinjauan tersebut, Menteri Basuki menekankan pentingnya pekerjaan yang memperhatikan detail dan kualitas fisik prasarana penunjang pariwisata Labuan Bajo, baik dari segi teknis dan estetika.

“Untuk tim konsultan supervisi, awasi betul pekerjaannya secara detail, agar rapi hingga penyelesaian akhirnya, seperti dalam pemasangan ubin dan tangga. Ini merupakan penataan area wisata yang menggunakan uang negara. Tolong jangan main-main karena akan dikunjungi banyak tamu, wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Menteri Basuki.
Menteri Basuki juga kembali menekankan pentingnya penghijauan di kawasan Marina. “Saya minta untuk ditambah lagi tanaman di ruang terbuka publik. Tanam pohon yang sudah besar dan cepat berkembang,” ujar Menteri Basuki.
Dalam kesempatan tersebut Menteri Basuki juga berdialog dengan warga setempat dan berpesan untuk menjaga kebersihan di sekitar kawasan tersebut. “Tolong Bapak dan Ibu bisa ikut aktif menjaga kebersihan kawasan, karena yang menikmati juga warga disini.” Kepada kontraktor dan konsultan, Menteri Basuki menambahkan, “Tolong juga ditambah jumlah tempat sampah, khususnya di setiap titik yang ada bangku tamannya.”

Penataan Kawasan Marina terbagi menjadi lima zona. Zona 1 Bukit Pramuka, Zona 2 Kampung Air, Zona 3 Dermaga, Zona 4 kawasan Pantai Marina (Inaya Bay), Zona 5 Kampung Ujung.
Saat ini progres pekerjaan Penataan Kawasan Waterfront Pantai Marina – Bukit Pramuka Zona 1-2 yang dikerjakan oleh PT. Wika Gedung mencapai 99%, sedangkan progres Zona 3-5 yang dilaksanakan oleh PT. Brantas Abipraya telah mencapai 93%.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Dirjen Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Agus Sosiawan, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT Agustinus Junianto, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT Herman Tobo, dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) NTT Yublina Dila Bunga.
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Tags: labuhan bajo
-
Kejaksaan RI Terima Piagam Penghargaan sebagai Pengelola Rekening Pemerintah dalam Bentuk Virtual Account
-
Duka Mendalam di Bumi Hibualamo : Selamat Jalan, Pahlawan Pembangunan Ir. Hein Namotemo
-
Mendes Yandri: Pondok Pesantren Penting bagi Kemendes PDT
-
Polres Pinrang Gelar Latihan Pra Operasi Patuh Pallawa-2023
-
Dirpolairud Polda Jambi Bersama Kapolda Laksanakan Baksos di Desa Seponjen Muaro Jambi
-
Hambat Kinerja, Kantor Camat V Koto dan Instansi Sekitarnya Sangat Butuh Jaringan Internet
-
Polsek Lubuk Pinang di Bantu Warga Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Saluran Irigasi Bendung Manjuto
-
Menteri Basuki Apresiasi Sistem Manajemen Pengelolaan TPA Sampah Supit Urang di Kota Malang
-
Bersama KEMITRAAN, Kemendagri Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Tanah Papua
-
Walaupun Hujan, Kebersamaan Anggota Satgas TMMD Ke 113 Bersama Warga Tetap Semangat Olahraga

