REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) bekerja sama merespons ketidapastian global. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada Pelantikan Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sultra), Penjabat (Pj.) Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, PJ. Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen, dan Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara. Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (17/10/2022).
Mendagri menuturkan, perang antara Rusia dan Ukraina telah berdampak pada dinamika global, termasuk adanya ketidapastian ekonomi, inflasi, gangguan pasokan pangan, hingga terjadinya krisis energi. Oleh karenanya, sebagaimana saat pemerintah menangani pandemi Covd-19, gerakan PKK dibutuhkan untuk bergandengan tangan menyinergikan program ketahanan ekonomi keluarga.
“Kita perlu bersama-sama untuk menghadapi ini, seperti menghadapi pandemi, kita mengharapkan kontribusi dari ibu-ibu PKK yang jaringnya itu sampai ke rumah-rumah. Kekuatan ibu-ibu ini luar biasa, satu-satunya jaringan yang sampai ke rumah tangga itu adalah PKK di Indonesia ini,” ujar Mendagri.
Dalam merespons dan menekan laju inflasi, Mendagri menuturkan, gerakan PKK dapat membuat program yang mendorong ketahanan pangan keluarga. Upaya ini misalnya dengan gerakan menanam cabai. Pasalnya, cabai merupakan salah satu komoditas penyumbang laju inflasi di beberapa wilayah.
“Membangun ketahanan pangan masing-masing daerah, baik rumah tangga, kelompok rumah tangga maupun desa/kampung/kelurahan dan seterusnya, buat gerakan-gerakan penghijauan tanaman cepat panen, seperti tomat, cabe, cabe itu penyumbang salah satu inflasi,” tuturnya.
Tak hanya itu, dalam mendukung upaya penghematan energi, Mendagri meminta PKK aktif mengampanyekan penghematan tersebut. Langkah ini dilakukan bukan hanya sebagai upaya konservasi energi. Namun, hal ini sekaligus mengampanyekan ke masyarakat terkait pengtingnya penghematan energi bagi keberlangsungan alam.
“Misalnya kampanye untuk hemat energi, lampu-lampu di rumah yang sudah terang dimatikan supaya pasokan listrik kita berkurang, jalan-jalan raya tolong yang lampunya masih hidup, matikan siang hari, kampanye hemat negeri supaya kebutuhan energi kita berkurang, impor juga bisa dikurangi,” tandasnya.
Di lain sisi, Mendagri meminta kepala daerah agar mendukung penuh gerakan PKK di daerahnya masing-masing. Terlebih, kata dia, gerakan PKK telah terbukti berhasil menjangkau masyarakat hingga tingkat keluarga dalam upaya penanganan pandemi, sehingga wabah Covid1-9 di tanah air dapat terkendali.
“Termasuk pemberdayaan UMKM di tingkat rumah tangga, tingkat desa/kelurahan, ini perlu didukung dan dibantu karena mereka adalah sektor-sektor riil yang bisa membuat ketahanan keuangan kita, ketahanan ekonomi kita, dan ketahanan pangan kita,” tutup Mendagri.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Irsan Efendi Nasution Pimpin Safari Muharram 1445 Hijriah ke 2 di Kelurahan Hutaimbaru
-
Dana Transfer Daerah, Semula Rp. 80 Miliar Berkurang Jadi Rp. 9 Miliar
-
Lihat Bagaimana Marinir TNI AL Jajal Senjata Pakistan Saat Latihan Bersama
-
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko Support Kegiatan Vaksin Di SDN 02 Air Manjunto
-
Komandan PMPP Tutup Defense Resource Management Course
-
Kementan Gandeng Koperasi dan TTI Pasarkan Beras Petani ke 6 Titik Wilayah Jakarta
-
Kapolres Pekalongan Tinjau 2 Lokasi Untuk Vaksinasi Massal
-
Beri Penguatan Dalam Tertib Administrasi Kepada Pemerintahan Desa, Pemcam Air Manjuto Gelar Bimtek
-
Ikuti Diklat Integrasi TNI POLRI, 70 siswa Dikmaba TNI AD Rindam XIII/Merdeka Tiba di SPN Polda Sulteng
-
Koramil 1710-04/Tembagapura bersama Satgas dan Kepolisian rangkul Primo dan Fun Game Gelar Bazar Dalam Rangka HUT RI Ke-79 Tahun 2024

