REAKSIMEDIA.COM | Surakarta – Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) merupakan salah satu instrumen penting keagamaan untuk menciptakan keadilan sosial ekonomi. Data menunjukkan, pengumpulan ZIS oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus mengalami peningkatan rata-rata pertumbuhan 34,75 persen per-tahun.
Oleh karena itu, apabila potensi peningkatan ini terus dimaksimalkan, pengumpulan dana ZIS dapat menjadi solusi dalam memperkuat ekonomi umat, salah satunya dengan merealisasikan dana abadi.
“Saya setuju sekali kalau memang nanti dana zakat itu ada dana abadi. Tapi sesuai dengan aturan kita, bahwa kalau kita melakukan sesuatu itu harus di backup oleh fatwa,” tutur Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam arahannya pada acara Silaturahim dengan Pimpinan Pengurus BAZNAS se-Jawa Tengah di The Sunan Hotel, Jalan A. Yani Nomor 40, Surakarta pada Senin pagi (21/11/2022).
Lebih lanjut Wapres menyampaikan, untuk menindaklanjuti fatwa tersebut, diperlukan riset dan diskusi mendalam antara para pemangku kepentingan yang terkait. Sehingga, fatwa yang dikeluarkan sudah melalui analisis yang diperlukan.
“Saya anjurkan BAZNAS pusat untuk meminta fatwa kepada MUI nanti kalau sudah ada fatwanya baru dilaksanakan,” tegas Wapres.
Wapres kemudian memaparkan, sebagai contoh, terdapt isu-isu yang perlu diperhatikan terkait pemutaran dana ZIS. Sebab, di dalam dana tersebut terdapat hak umat yang membutuhkan untuk tidak boleh ditahan.
“Dana bergulir itu kita bolehkan [kelola] untuk waktu tertentu, misalnya dua tahun. Kemudian dana yang sudah [dikelola], karena [terdapat] hak nya orang, harus disalurkan kembali kepada mereja yang berhak,” papar Wapres.
“Ditahan dua tahun nanti masuk lagi dana baru, jadi dananya [berputar] terus, tidak tertahan sepanjang masa. Karena ini hak nya orang yang berhak,” tambahnya.
Menutup arahannya, Wapres memberikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS dalam memaksimalkan potensi dana umat dan berharap agar semangat tersebut dapat terus ditingkatkan.
“Saya harapkan bahwa semangat BAZNAS dari pusat sampai daerah terus dipacu dan targetnya dari tahun ke tahun harus menaik,” pungkas Wapres.
Sebelumnya, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah melaporkan capaian-capaian yang telah dilakukan oleh jajarannya. Ia pun menyatakan komitmennya untuk dapat terus memajukan kesejahteraan umat.
“Memompa semangat kami untuk terus berkhidmat lebih jauh kepada umat melalui BAZNAS,” imbuhnya.
Hadir dalam silaturahim tersebut, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Ketua Umum BAZNAS RI Noor Achmad, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Ahmad Darodji dan Ketua BAZNAS Daerah dan Kabupaten seluruh Jawa Tengah.
Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia
dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wapres Suprayoga Hadi, serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, dan M. Imam Azis.
Laporan : Suryadi
Sumber : NN/AS, BPMI – Setwapres
Tags: surakarta
-
Kawasan Timur adalah Sumbu Baru Pembangunan Indonesia
-
Anggota DPRD Komisi 1 Ingatkan Stok Minyak Goreng Melambung Tinggi, Harga Beras Jelang Ramadhan
-
Tetap Patuhi Prokes Meski Sudah di Vaksin
-
Penyaluran cadangan pangan pemerintah (CPP) dalam rangka pengentasan stunting kota Padangsidimpuan.
-
Mengenalkan Pendidikan Teknologi, Satgas Yonif 126/Kala Cakti Ajarkan Pengetahuan Komputer Kepada Anak-Anak Di Wilayah Perbatasan
-
Dialog dengan Pengungsi Korban Erupsi Semeru, Wapres Pastikan Pemerintah Segera Bangun Hunian untuk Warga Terdampak
-
Tim Jaksa Penyidik Menyita Satu Unit Mobil Milik Tersangka NPWH alias EH Terkait Perkara BAKTI KOMINFO
-
Polri: Interpol Telah Terbitkan Yellow Notice Pencarian Anak Ridwan Kamil
-
Kemenparekraf-MNC Peduli Salurkan Hewan Kurban Untuk 600 Pelaku Parekraf
-
Wartawan UKW Tingkat Muda dan Madya Sebanyak 54 Peserta

