REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Erangan kesakitan terus keluar dari mulut mungil Mesya Rahmadani, entah apa yang dirasakan balita ini, sebab anak usia 2 tahun ini belum bisa berbicara, hanya gerakan tubuh dan tangisan yang bisa dilakukannya untuk menyampaikan derita yang dirasakan.
Anak ke tiga dari pasangan Sudarti dan Hariyanto warga RT 2 Dusun 1 Desa Sido Makmur Kecamatan Air Manjuto, menderita sakit sejak masih berusia 6 bulan,” hasil pemeriksaan medis anak kami ini menderita gangguan otak kecil, ada cairan di otaknya dan sewaktu operasi beberapa waktu yang lalu ditanamkan selang dari kepala sampai ke lambung untuk saluran pembuangan cairan di otaknya,” ungkap Ibu Sudarti.
Sebagai seorang ibu, tentunya upaya terbaik dilakukan untuk kesembuhan putrinya ini, dia dan suaminya tetap berikhtiar dengan melakukan terapi dan alternatif untuk upaya kesembuhan,” apapun akan dilakukan para orangtua untuk anak anaknya, kita sudah berobat alternatif dan terapi, ke Padang dan juga ke Bengkulu, akan tetapi untuk pengobatan maksimal masih terkendala biaya,” ungkapnya.
Dilanjutkan, ” memang BPJS ada, tapi untuk pengobatan dan perawatan maksimal untuk penyakit anak saya ini mungkin ada di luar daerah jakarta atau rumah sakit swasta info ini yang disampaikan kepada kami, akan tetapi yang menjadi kendala adalah untuk biaya” imbuh Sudarti menunduk sedih sembari mengusap rambut Mesya yang berada dipangkuannya.

Diceritakannya, setiap habis bangun tidur Mesya selalu didahului dengan kejang kejang dan menangis keras seperti menahan sakit yang sangat,” habis bangun tidur dan mau tidur Mesya mengalami kejang dan meraung (menangis keras), buang air kecil dan BAB pun tidak lancar, tidak lagi mau minum ASI, hanya makan bubur SUN, semoga kiranya Allah SWT segera memberikan kesembuhan untuk anak saya ini dan semoga saja Allah mendatangkan orang orang baik yang rela membantu kami,” tutur Sudarti.
Sementara itu Kepala Desa Sido Makmur Fauzi Amir menyampaikan bahwa warganya ini memang sangat butuh uluran tangan untuk biaya pengobatan anaknya,” kasihan sekali karena kerap terdengar suara erangan anak itu ditengah malam, iba sekali mendengar tangis anaknya. Dan Kemenag sudah ada bantuan yang masuk seperti dari BAZNAS dan sumbangan warga, akan tetapi belum maksimal untuk biaya pengobatan terbaik, semoga saja ada jalan dari para dermawan, dari para orang orang baik untuk membantu perobatan,” pungkas Kades Sido Makmur Fauzi Amir.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: Mukomuko
-
Bela Negara Untuk Generasi Milenial, Ster TNI Berikan Kuliah Umum di Universitas Tarumanagara
-
Bhabinkamtibmas Desa Pattalassang Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Tahap II
-
Kegiatan Ramadhan, Ketua DPR RI Bagikan Ribuan Paket Beras di Tegal dan Brebes
-
Kapolres Pinrang Pantau Langsung Pemungutan Suara Ulang di Kecamatan Peletang
-
TNI dan Kementerian PU Teken Nota Kesepahaman Dukungan Pembangunan Infrastruktur
-
Kembali Polres Sigi Sita Puluhan Liter Minuman Keras
-
Kapolri Apresiasi Dukungan Moril dan Kepercayaan Purnawirawan Jenderal ke Para Juniornya
-
TMMD Ke 113 Kodim 0428/Mukomuko Resmi Dibuka Bupati Mukomuko
-
Jaga Kamtibmas, Polsek Pegandon Melaksanakan Patroli Malam
-
HUT ke-64 Kodam Hasanuddin Gelar Donor Darah




