REAKSIMEDIA.COM | Jakarta — Sumber Daya Manusia, pendidikan dan riset di bidang ekonomi syariah merupakan faktor penting dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air. untuk itu sejumlah terobosan berupa Program yang disusun KNEKS untuk peningkatan kualitas tersebut terus dikembangkan.
“Secara khusus saya berharap agar IAEI menyusun rencana implementasi dari berbagai konsep yang telah dibuat oleh KNEKS dan pemangku kepentingan lainnya,” pinta Wapres.
Dokumen Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024, urai Waprres menyebutkan bahwa pengembangan kapasitas riset dan peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia merupakan salah satu strategi dasar yang menjadi ekosistem pendukung strategi utama. Demikian pula pada dokumen Blue Print Ekonomi dan Keuangan Syariah dari Bank Indonesia, penguatan riset, assesment dan edukasi merupakan pilar ke-tiga yang tak terpisahkan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, terang Wapres.
“Namun demikian, kita masih menghadapi sejumlah persoalan dalam penyiapan SDM ekonomi syariah tersebut,” tegasnya.
Lebih jauh Wapres mengurai laporan Ketua Umum IAEI, yang menyebutkan bahwa masih terdapat ketidaksesuaian kompetensi SDM yang dihasilkan dengan kebutuhan industri ekonomi syariah serta berbagai tantangan lain yang dihadapi. Namun, Wapres menjelaskan bawa IAEI dan KNEKS bersama pemangku kepentingan terkait saat ini telah melakukan sejumlah upaya pengembangan SDM dan riset ekonomi syariah.
“Terkait hal ini saya mengharap agar IAEI lebih mempertajam konsep yang telah disusun tersebut,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum IAEI Sri Mulyani menguraikan bahwa saat ini masih terdapat ketidaksesuaian kompetensi SDM yang dihasilkan dengan kebutuhan industri ekonomi syariah serta berbagai tantangan lain yang dihadapi. Oleh karena itu, harmonisasi nomenklatur dan perbaikan kurikulum program studi ekonomi syariah dan ekonomi Islam di Indonesia harus dilakukan agar menjadi lebih relevan.
“Nomenklatur harus makin menciptakan keberadaan kajian keilmuan yang makin dalam dan uptodate,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Sri Mulyani berharap SDM ekonomi syariah akan makin meningkat seiring dengan perbaikan kualitas di bidang keilmuan juga di dalam kegiatan-kegiatan ilmiah baik itu research dan development dan juga dalam mengantisipasi situasi pasca covid-19 serta perubahan teknologi digital yang terus berkembang.
“Saya berharap kegiatan hari ini juga menjadi wadah diskusi untuk menghasilkan solusi yang nyata bagi perbaikan kualitas SDM di dalam ekonomi Islam juga meningkatkan daya saing SDM Indonesia secara umum,” harapnya.
Hadir pula dalam acara tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Junaidi Auly, Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia selaku Wakil Ketua Umum VII DPP IAEI Dody Budi Waluyo, Direktur Eksekutif KNEKS Ventje Rahardjo Soedigno.
Sementara Wapres didampingi oleh Plt. Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi dan Staf Khusus Wapres Bambang Widianto.
Laporan : Suryadi
Sumber : NAR, BPMI Setwapres
Tags: jakarta
-
Dalam Rangka HUT POLWAN Yang Ke 76 Tahun Pada 1 September 2024 Mendatang Rangkaian Giat Telah di Laksanakan POLWAN POLRES BOGOR
-
Teladani Akhlak Rasulullah, Wapres Harapkan Pesantren Syeikh Nawawi jadi Kawah Candradimuka Cetak SDM Unggul
-
Mendagri Ingatkan APIP Tingkatkan Integritas
-
Polisi Sahabat Rakyat: HUT ke-70 Lalu Lintas, Satlantas Polres Halut Jadikan Momentum Eratkan Hubungan dengan Berbagi
-
Gelar Soseperda Tentang Sistem Kesehatan di Medan Perjuangan, Parlin Sipahutar: Siapapun Walikotanya, Program UHC Harus Dipertahankan dan Ditingkatkan Manfaatnya
-
Melalui Program CSR Pendidikan Dari PLTU Banjarsari, 12 Siswa Dari Berbagai Sekolah Mendapatkan Beasiswa
-
Polsek Rumpin Evakuasi Pekerja Tersengat dan Meninggal Dunia di Pasar Malam Cicangkal Rumpin
-
Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan Commander MARSEC Republic of Singapore Navy
-
Sebuah Mobil Terguling Ke Dalam Sebuah Selokan, Polsek Tamansari Polres Bogor Gelar Olah TKP
-
Hati Hati Membeli Kendaraan Murah Lewat Online, Polres Pati Jateng Berhasil Ungkap 325 Unit Motor dan 41 Mobil Bodong





