REAKSIMEDIA.COM | Kota Tasikmalaya -Walaupun Ibu ini jawabannya kurang tepat. Tapi saya kasihin aja sepedanya. Karena, setidaknya si ibu udah ikhtiar ikut berpartisipasi. Hal itu ditulis Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, SE di akun resmi Instagramnya @ruzhanul. Sabtu, 26 Maret 2022.
Wakil Gubernur Jawa Barat juga mengingatkan kepada warga Kota Tasikmalaya, supaya lebih peduli terhadap lingkungan dan juga air.
“Diacara ini saya mengingatkan dan mengajak warga untuk lebih peduli terhadap air dan lingkungan sekitar. Mengingat bertepatan dengan peringatan hari air dunia ke-30 tingkat provinsi Jawa Barat Tahun 2022 di Situ Gede Kota Tasikmalaya,” tulis Panglima Santri Jawa Barat itu.
Tak hanya itu, pria yang sekarang menjadi KETUA DEWAN PENASEHAT ALIANSI WARTAWAN INDONESIA (AWI) DPD JAWA BARAT itu juga menerangkan, begitu banyak manfaat yang bisa kita ambil dari alam dan air.
“Air itu merupakan sumber kehidupan, gak kebayang kalau sehari saja kita tidak bersinggungan dengan air. Coba dong baraya bisa sebutkan aktivitas apa saja yang memanfaatkan air? *Please jangan cuma jawab bikin sayur kacang dan kolek waluh.” Tukas Ketua Dewan Penasehat AWI DPD Jawa Barat dalam tulisannya.
Sebelumnya, dikutip dari media Times Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperingati Hari Air Sedunia ke-30 di Situ Gede Kota Tasikmalaya. Dalam kesempatan itu turut hadir, Wakil Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas PSDA, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, dan Wali Kota Tasikmalaya. Tema yang diangkat adalah Groundwater: Making the invisible visible.

Hari Air Sedunia atau World Water Day merupakan hari yang dirayakan setiap satu tahun sekali sebagai bentuk usaha untuk menarik kepedulian masyarakat Dunia mengenai pentingnya air bersih bagi kehidupan. Perayaan ini juga dapat dikatakan sebagai upaya penyadaran dalam rangka melindungi Sumber Daya Air (SDA) bersih secara berkesinambungan.
Awal mula munculnya ide perayaan Hari Air Sedunia atau World Water Day adalah pada saat diadakannya Sidang Umum Persatuan Bangsa Bangsa atau PBB ke-47 pada tanggal 22 Desember 1992. Sidang tersebut bertempat di Kota Rio de Janeiro, Brasil dengan lingkungan dan pembangunan sebagai tema dalam persidangan.
Setahun setelah ide tersebut diumumkan, Majelis Umum PBB kemudian memberikan respon berupa Resolusi Nomor 147/1993 dengan menetapkan tanggal 22 Maret 1993 sebagai perayaan Hari Air Sedunia atau World Water Day untuk pertama kalinya.
(Red)
Tags: kota tasikmalaya
-
Kapolres Pinrang menghadiri Kunjungan Kakor Polairud Mabes Polri
-
Kemenkes Tambah Vaksin Indovac untuk Booster ke-2
-
Pangdam I/BB: Kami Bangga Menerima Kedatangan Satgas Apter dari Kodam XVIII/Ksr
-
Satgas TMMD Kodim 0428/Mukomuko Bersama Warga Buat Jalan dan Gorong Gorong
-
Bupati Pinrang Irwan Hamid Memimpin Langsung Rapat HUT RI
-
Melalui Mimbar, Bhabinkamtibmas Desa Bili Bili Mengajak Warga Binaan Melakukan Vaksinasi
-
Klasemen Perolehan Medali Emas SEA Games 2019, Senin 2 Desember Sore, Indonesia Peringkat 3
-
Amankan Hari Raya Natal Dan Tahun Baru, Kodim 1710/Mimika Turut Serta Dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Cartensz 2022
-
Pj Wali Kota Sukabumi Memberikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Terkait APBD 2024
-
Silaturahmi Sat Narkoba Kepada Warga Kampung Tangguh Bebas Anti Narkoba


