REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Aksi penipuan dengan modus mencatut nama pejabat TNI mulai memakan korban di wilayah Halmahera Utara. Kali ini, nama Komandan Kodim (Dandim) 1508/Tobelo, Letkol Kav Ramdhani Akbar, S.I.P., dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk memeras sejumlah uang dari masyarakat.
Informasi ini dibenarkan langsung oleh Pj Pasi Intel Kodim 1508/Tobelo, Kapten Arh Sugeng R. Saat dihubungi via telepon WhatsApp, Kapten Arh Sugeng R. menyatakan bahwa aksi penipuan tersebut benar adanya dan saat ini telah memakan korban.
Menurut penjelasan Pj Pasi Intel, pelaku menggunakan modus operandi dengan mengatasnamakan Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Ramdhani Akbar, S.I.P., lalu menghubungi target untuk meminta sejumlah uang.
“Korbannya sudah ada beberapa orang, yang sebagian besar merupakan kalangan pengusaha dan rekanan dari Kodim 1508/Tobelo,” ungkap Kapten Arh Sugeng R.
Saat memberikan konfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp.
Mengenali Modus Operandi Pelaku
Dari hasil penelusuran intelijen jajaran Kodim 1508/Tobelo, pelaku di lapangan kedapatan menggunakan beberapa strategi licik untuk menjebak para korbannya. Aksi ini biasanya diawali dengan pelaku yang menghubungi korban secara berkala menggunakan panggilan suara ataupun pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp.
Guna meyakinkan targetnya, pelaku sengaja menggunakan nomor baru yang tidak dikenal namun memasang foto profil resmi Dandim 1508/Tobelo, Letkol Kav Ramdhani Akbar, S.I.P. Setelah komunikasi terbangun, pelaku mulai membujuk hingga menekan korban dengan meminta bantuan dana, sumbangan, atau uang dalam jumlah tertentu. Untuk memuluskan jeratannya, penipu tersebut kerap menciptakan skenario palsu dengan dalih adanya urusan kedinasan yang sangat mendesak serta bersifat rahasia, sehingga membuat korban merasa panik dan terdesak untuk segera mengirimkan uang.
Penegasan Keras dari Kodim 1508/Tobelo
Merespons jatuhnya korban dari pihak rekanan dan pengusaha, Kodim 1508/Tobelo memberikan penegasan terbuka dan instruksi keras kepada masyarakat:
”INGAT! Komandan Kodim 1508/Tobelo Letkol Kav Ramdhani Akbar, S.I.P., TIDAK PERNAH meminta uang atau bantuan dalam bentuk apapun melalui telepon atau pesan singkat!”
Pihak Kodim meminta seluruh masyarakat, mitra kerja, dan pelaku usaha di Halmahera Utara untuk memegang teguh prinsip komando: JANGAN MEMBERI! JANGAN MENTRANSFER! LAPORKAN!
Langkah Antisipasi Secepatnya
Pj Pasi Intel Kapten Arh Sugeng R. mengimbau kepada siapapun yang merasa dihubungi atau mendapatkan pesan mencurigakan dari nomor yang mengaku sebagai Dandim, untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi. Masyarakat diingatkan untuk jangan pernah menuruti segala bentuk permintaan transaksi atau transfer uang.
Jika menemukan hal yang mencurigakan, warga diminta segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat keamanan berwenang atau pihak kepolisian setempat. Selain itu, warga juga dapat menghubungi langsung pihak Kodim 1508/Tobelo untuk verifikasi dan penelusuran lebih lanjut guna melacak keberadaan pelaku.
Kodim 1508/Tobelo dengan semboyan “TNI AD Bersama Rakyat, Siap Mengabdi Untuk Negeri” menegaskan akan mengusut tuntas tindakan pencatutan ini demi menjaga keamanan, ketertiban, dan nama baik institusi di wilayah Bumi Hibualamo.
Laporan : Edwin Tatipang
Tags: halmahera utara
-
DPRD Pinrang Menggelar Rapat Paripurna Dengan Agenda LKPJ Bupati 2024
-
Peringati Haornas ke-38, Wabup Tapanuli Selatan Bacakan Amanat Menpora RI
-
Dandim 1715/Yahukimo Selenggarakan Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Kodim 1715/Yahukimo
-
Jaga Kesehatan Tubuh, Anggota Kodim 0808/Blitar Gelar Olahraga Bersama
-
Marudut Simajuntak, SH, MH : Yayasan SAN Masih Tahap PKPU Dan Belum Pailit
-
Menparekraf: Bali Dipersiapkan Jadi Destinasi Unggulan Health Tourism
-
Sadana Meminta Polda Lampung Agar Usut Yang Membekingi Tambang Emas ilegal yang Berada di Lahan PTPN VII AFD Bapu
-
Lapas Narkotika Ikuti Desk Evaluasi Pembangunan “ZONA INTEGRITAS”
-
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mendes Yandri: Desa Jadi Subjek Utama Pembangunan itu Sudah Sangat Tepat
-
Waspada Cuaca Buruk, Babinsa Mapurujaya Komsos Bersama Nelayan di Kampung Tipuka



