REAKSIMEDIA.COM | Gowa – Ada yang menarik pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 kali ini dilingkup Pejabat Forkopinda Kab.Gowa saat melakukan ziarah ke salah satu makan pahlawan refolusi Sultan Hasanuddin, Rabu (10/11).
Seluruh forkopinda menggunakan pakaian adat dan berpakaian pejuang, seperti yang di kenakan Kapolres Gowa AKBP Tri Goffaruddin, P. S.I.K, MH yang menggunakan pakaian adat makassar Tubarania yang di gunakan Sultan Hasanuddin saat berperang melawan penjajah.

Pakaian yang di gunakan Kapolres Gowa sendiri berwarna merah yang melambangkan keberanian serta senjata tradisional adat daerah makassar badik tak lupa juga digunakan Kapolres Sebagai Pelengkap seragam tubarania.
Saat ditemui Kapolres Gowa menuturkan bahwa memperingati hari pahlawan harus dengan kemeriahan sebagai bentuk kemerdekaan melawan penjajah oleh para pahlawan yang berjuang dahulu.
“Ini baju yang sering digunakan pahlawan Sultan Hasanuddin dulu untuk berperang, saya sekarang bagian dari masyarakat gowa bersyukur dapat menggunakan pakaian ini” Tambahnya.
Kegiatan ziarah kemakan pahlawan tersebut juga di rangkaian dengan penyambutan konvoi kendaraan mobil antik yang di pimpin langsung oleh Pangdam Hasanuddin yang juga merupakan rangkaian hari pahlawan 2021.
Laporan : Heri Setiadi
Sumber : Humas Polres Gowa
Tags: gowa
-
Polda Jateng Sabet 4 Penghargaan dari Kanwil Perbendaharaan Negara
-
Sambut Idulfitri 1443 H, Wapres Harapkan Kebiasaan Baik Selama Ramadan Tetap Dilanjutkan
-
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Terbitkan Telegram Mutasi Sejumlah Jabatan Kapolda Baru
-
Polres Pinrang Raih Juara 1 Lomba Pocil Polda Sulsel
-
Dukung Batik Khas Cibuluh Mendunia, Wapres Minta Perajin Ciptakan Kreasi dan Inovasi
-
POLONG Misteri 7 Pulau, Cerita Rakyat Kepri di Film kan
-
Kelurahan Palumbonsari Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat
-
Berperan Berantas Peredaran Narkoba Di Perbatasan, BNN Papua Apresiasi Dan Berikan Piagam Penghargaan Kepada Satgas Yonif 126/KC
-
Polres Pekalongan Lakukan Upaya Pencegahan Wabah PMK
-
Aksi Seorang Pria Masuk Ke Kamar Wanita di Cileungsi Bogor, Berakhir Secara Kekeluargaan

