25 Alumni Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (Grha Putih) Berkumpul Deklarasi kan Ganjar Pranowo Sebagai Calon Presiden RI 2024 – 2029

REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Beberapa Tokoh Alumni Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang bernama Grha Putih bersama 25 Alumni perguruan lainya “Mendeklarasikan Dukungan Kepada Ganjar Pranowo Sebagai Calon Presiden RI 2024 – 2029”

Para Alumni ini berdatangan dari berbagai daerah, sekaligus melaksanakan Halal Bihalal, dinner meeting konsolidasi dan silaturahmi, untuk membahas rencana-rencana ke depan Grha Putih
menyukseskan Pilpres 2024, mendukung Capres Ganjar Pranowo dari kalangan akademisi, Senin, (1 Mei 2023) di Cafe Misticanza Resto dikawasan Apartemen Sahid Jakarta..

Ketua Grha Putih, Rico Valentino Alumni UI, dalam pidatonya “Alhamdulillah” hari ini acara peresmian Grha Putih, Grha Putih adalah wadah jaringan alumni bagi alumni seluruh di Indonesia bagi khusus pendukung Ganjar.

Kami melihat momentum hari buruh ini sebagai sebuah simbol kesetaraan jadi bagi kesetaraan bagi masyarakat jadi kami melihat Indonesia makin sejahtera sampai akhir jaman, “Ujarnya.

Kami memilih Ganjar yang pasti pertama rekam jejak, tentunya kami melihat kinerjanya baik dan terbukti kami melihat beliau tegas secara ideologi lengkap dan yang pasti prestasinya tak diragukan lagi dan secara karakter juga tak diragukan, dan kita semua sependapat beliau bisa melanjutkan estafet pembangunan pemerintahan Jokowi saat ini.

Lebih lanjut Rico menegaskan ada 25 Alumni yang ikut deklarasi ini dan kami masih membuka seluas-luasnya bagi Alumni lainnya untuk bergabung di wadah Alumni Grha Putih kami.

Basecamp kami merupakan sebuah ruko 4 lantai di kompleks pertokoan gadget, smartphone dan elektronik tersebut, ITC Roxy Mas, Jakarta Barat, akan dijadikan tempat kumpul dan kegiatan para akademisi pedukung Ganjar Pranowo.

Sementara itu Sekjen Bismar Sitanggang.SH dari Alumni Usu mengatakan “95 persen ini adalah pendukung Jokowi 2014 – 2019, khususnya Tekat bulat penuh pendukung Ganjar sebagai presiden 2024 sebagai penerus dari Jokowi, jadi kita bisa simpulkan sendiri seluruh alumni punya penilaian yang sana bahwa Ganjar Pranowo orang yang paling tepat untuk melanjutkan pembangunan Indonesia pembangunan Jokowi 2024,

Bismar berharap bahwa nantinya “Grha Putih mejadi Pusat Koordinasi dan Konsolidasi antar Alumni Perguruan Tinggi Negeri / Swasta serta Alumni LN“

Pada kesempatan ini memang waktunya sempit, kami membuka ruang yang belum tergabung diwadah ini, karena ini baru 25 perguruan tinggi alumni negeri dan swasta khususnya di Jawa, karena baru kita liat tadi dari Sumatera baru 3 ada Lampung ada Sriwijaya dan Usu dan harapan kedepannya ada dari Indonesia Timur dari Kalimantan, Sulawesi monggo, untuk bergabung untuk itu kita membuka satu wadah namanya Grha Putih memperjuangkan kemenangan Ganjar Pranowo menjadi Presiden tahun 2024 – 2029, “tegas Bismar bersemangat.

Baca juga:  Gus Halim Serahkan Sapi Qurban ke Takmir Masjid Al-Muhajirin

Soraya peserta Alumni Universitas Pancasila memberikan tanggapannya “Kami mengajak berkumpul kembali Alumni perguruan tinggi negeri dan swasta mengajak dan mengawal untuk kemenangan pilres 2024” Ganjar for Presiden

Irene peserta Alumni Universitas Trisakti memberikan tanggapannya “Ini kegiatan yang baik sekali dan bagus sekali karena semua Alumni seluruh Indonesia pada hari ini sore ini berkumpul untuk mendeklarasikan Grha Putih dan semua datang tepat waktu bahkan sudah hadir lebih awal pada waktu yg sudah ditetapkan.

Ide ini ketika kami sebagai pendukung Jokowi presiden 2004 – 2019 Sekjen Grha Putih sudah membentuk Alumni untuk Indonesia UI dan kemudian sekarang bertransformasi menjadi Grha Putih atau Ganjar untuk Indonesia.

Acara ditutup dengan doa bersama “Berharap segala usaha dan persiapan yang dilakukan akan “indah pada waktunya.”
A. Akbar juga beryukur bahwa Grha Putih sudah siap dengan kantor administrasi di perkantoran Menara Kuningan, Basecamp di kompleks ITC Roxy Mas, dan restoran fine dining Misticanza yang anytime siap mendukung segala kegiatan Grha Putih secara mandiri.

Dari perspektif komunikasi politik, pencapresan Ganjar oleh Megawati menarik dan patut diapresiasi. Konteks pengumuman memiliki dimensi wow effect! Tidak banyak yang menyangka Megawati akan mengumumkan capresnya bertepatan dengan momentum hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Keterkejutan publik berdampak pada perhatian khalayak. Pencapresan ini beresonansi menjadi perbincangan di berbagai linimasa media sosial dan bingkai pemberitaan media arus utama.

Dalam konteks inilah berlaku pakem lama seperti ditulis ‎Maxwell E McCombs, Setting The Agenda: The Mass Media and Public Opinion (2013), bahwa saat media memeringkat isu, maka isu tersebut berpotensi di-ranking sebagai isu penting oleh khalayak. Terlebih jika isu yang diagendakan media tersebut memiliki relevansi kuat dengan agenda publik yang berkembang.

Laporan : Ria Satria

Tags: