REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) penuh atau 100 persen di Kota Sukabumi akhirnya dikaji ulang, saat ini diberlakukan kembali PTM terbatas 50 Persen mengingat kasus Covid-19 dan varian-variannya terpantau mulai kembali meningkat.
Kebijakan itu juga merujuk pada surat Edaran Nomor PK.02.05/046/ Sekretariat/II/2022 dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) tentang Diskresi pelaksanaan keputusan bersama 4 Mentri mengenal panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19.
“Sekarang PTM di Kota Sukabumi ditetapkan 50 persen,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Hasan Asari (7/2/2022).
Seperti diketahui dalam beleid ke satu Surat Edaran dari Kemendikbud ristek tersebut tercantum PTM level 2. Sementara saat ini Kota Sukabumi masuk dalam kriteria PPKM level 2 mulai 1-7 Februari 2022 sesuai dengan Innendagri Nomor 6/2022.
Disebutkan, PTM terbatas dapat dilaksanakan dengan jumlah peserta didik 50 persen dari kapasitas ruang kelas pada dengan PPKM level 2.
Menurut Hasan, aturan tersebut berlaku untuk semua sekolah di Kota Sukabumi para orang tua diberikan pilihan untuk mengikuti PTM terbatas atau (PJJ) Pembelajaran Jarak Jauh,” ungkapnya.
Laporan : Lelly
Tags: kabupaten sukabumi
-
Pinjam Sepeda malah Dijual, Pria ini Ditangkap polisi
-
Ikuti Pembinaan Tradisi Pembaretan, Kapolres Pekalongan Lepas Bintara Remaja Lulusan Tahun 2022
-
Presiden Jokowi Resmikan Jalan Daerah Muntilan-Keningar Akses Evakuasi Merapi
-
Samisade Dapat Mendorong Pemulihan Ekonomi dan Pencapaian SDGs Desa
-
GRADASI: Berkelanjutan, Pembangunan IKN DalamĀ Peningkatan Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial Masyarakat Kalimantan
-
Gandeng Polri, Mendes Yandri Pastikan Dana Desa Bisa Dirasakan Warga
-
Sambangi Tabanan, Gus Menteri: BUMDes Kunci Pemulihan Ekonomi
-
Jelang Invitasi Ortrad Antar SD Dispora Undang Semua Elemen KKGO
-
Ciptakan Tertib Tata Kelola Kearsipan, Ditjen Bina Adwil Sosialisasikan Penggunaan Srikandi
-
Pesan Bupati Irwan, jangan pernah berhenti Ikut membangun Kabupaten Pinrang kepada (PPNI)


