Akses Kesehatan Gigi Jangkau Teluk Wondama, Ratusan Warga Hemat Jutaan Rupiah untuk Berobat

REAKSIMEDIA.COM | Papua Barat – Teluk Wondama- Ratusan warga Teluk Wondama tidak perlu lagi keluar jutaan rupiah sekali jalan untuk pemeriksaan gigi. Ini berkat layanan kesehatan gigi keliling yang diselenggarakan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 12 UI di kawasan transmigrasi Teluk Wondama, Papua Barat,

Biasanya, warga setempat harus menempuh perjalanan hingga 2,5 jam menggunakan kapal Johnson dengan biaya mencapai Rp. 3 juta sekali jalan ke Wasior, untuk mendapat layanan pemeriksaan gigi.

“Kami coba membawa program dengan sasaran untuk tindakan preventif-promotif dan juga kuratif. Preventif-promotifnya kami lakukan pendekatan ke sekolah-sekolah, mulai dari edukasi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut hingga sikat gigi bersama,” kata Ketua Tim 12 Ekspedisi Patriot UI, dr. Benso Sulijaya, yang juga dosen di FKG-UI, pada Jumat (4/9).

Layanan yang diselenggarakan TEP UI Ini hadir untuk menjawab minimnya tenaga kesehatan gigi di kawasan yang hanya memiliki satu perawat gigi untuk melayani Werianggi dan Wasior secara bergantian.

Kini, 200 orang penerima manfaat, di antaranya anak-anak, tenaga pendidik, dan warga dari berbagai latar belakang, dapat memperoleh pemeriksaan hingga pengobatan gigi secara langsung di sekolah setempat.

Layanan mencakup penambalan, pencabutan, dan pembersihan karang gigi. Dengan kondisi Rumah Sakit Nikiwar yang bahkan tidak memiliki dokter gigi, kehadiran tim ini memberi dampak yang signifikan bagi seluruh warga tanpa terkecuali.

Mereka menerima paket sikat gigi dan pasta gigi dari para donatur mitra program. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menanamkan kebiasaan baik kepada peserta didik untuk rutin menjaga kebersihan dan kesehatan gigi.

“Ketika barang itu sampai dan mereka menggunakan itu, nilainya terbayar. Beberapa waktu setelah kunjungan, ada anak-anak yang ditemukan di jalan bilang, ‘Dok, kami sudah sikat gigi ini,’ sambil menunjukkan sikat giginya. Jadi tidak serta-merta hilang, tapi diteruskan dan ditularkan ke rumah,” kata Benso di waktu yang sama.

Baca juga:  Wamen Viva Yoga: Sekarang Orientasi Transmigrasi Pada Peningkatan Kesejahteraan

Pendampingan TEP UI tidak berhenti pada layanan pengobatan. Tim juga mengaktifkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan Unit Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang selama ini belum berjalan optimal, serta mendirikan Pojok Baca di sekolah-sekolah setempat sebagai upaya akselerasi literasi pendidikan yang dapat diakses oleh seluruh peserta didik. Progres persiapan ruangan dan penyortiran buku telah mencapai 50 persen.

Layanan kesehatan gigi keliling di Teluk Wondama menunjukkan bahwa pemerataan akses kesehatan tidak selalu harus dimulai dengan pembangunan fasilitas berskala besar. Kehadiran tenaga ahli yang tepat, disertai edukasi berkelanjutan bagi warga dari segala usia dan peran, dapat langsung menekan biaya rujukan, mempercepat penanganan, dan meningkatkan kesadaran kesehatan gigi sejak dini bagi semua orang, tanpa terkecuali.

Langkah nyata Tim Ekspedisi Patriot di lapangan ini juga merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di seluruh wilayah Indonesia khususnya kawasan Transmigrasi di Papua sebagai manifestasi asta cita Presiden Prabowo.

Ke depan, pengaktifan UKS dan UKGS secara mandiri oleh sekolah setempat diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan gigi kepada lebih banyak peserta didik dan warga, termasuk kelompok yang selama ini paling sulit mengakses layanan kesehatan. (MAL/GWK/YOG)

Tags: