REAKSIMEDIA.COM | Kota Tegal – Personel gabungan dari Polres Tegal Kota, Pom AD, Pom AL dan Satpol PP Pemkot Tegal serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal melakukan razia di dua tempat hiburan malam di kawasan Kota Tegal, pada Minggu (26/12/21) dini hari.
Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Tegal Sudirman, S.Ag, M.Si bersama Walikota Tegal H. Dedi Yon Supriyono, S.E, M.M dan Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, S.S.
Setelah usai kegiatan, Kepala BNN Kota Tegal Sudirman mengatakan, razia tersebut dilakukan sebagai deteksi dini sesuai dengan instruksi presiden no 2 tahun 2020 supaya langkah preventif yang di kedepankan.
“Kita lakukan razia dalam bentuk humanis bukan reprensif atau penegakan hukum pidana, tapi walaupun demikian kalau dilapangan kita temukan dan terindikasi ada barang bukti (BB) tentu kita proses. Alhamdulillah, kita tidak menemukan BB hari ini. Dari hasil test urine ternyata negatif semua,”jelasnya.

Dengan demikian, sambungnya, kesehatan masyarakat atau preventif dari penyalahgunaan narkoba ditempat hiburan malam Alhamdulillah masih baik.
“Mudah-mudahan dapat dipertahankan oleh seluruh tempat hiburan malam yang ada di Kota Tegal ini. Beberapa kali kita lakukan pemeriksaan di tempat hiburan malam rata-rata negatif, ini bagus dan harus dipertahankan,” tegas Sudirman.
Kepala BNN juga memohon dukungan dari Kapolres Tegal Kota dan seluruh elemen masyarakat Kota Tegal.
“Saya mohon dukungan pak Kapolres supaya kegiatan seperti ini terus dibantu baik dari polres maupun masyarakat termasuk media,” ujarnya.
Lebih lanjut Kepala BNN mengatakan, razia hari ini sebagai random sampling kita lakukan di dua tempat hiburan malam karena sebelumnya beberapa tempat hiburan sudah secara proaktif mau ditest urine sore hari dari jam 17.00 WIB hingga 20.00 WIB.
“Dari dua tempat hiburan hari ini, kita melakukan test kepada 54 orang dan Alhamdulillah hasilnya negatif semua,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres AKBP Rahmad Hidayat berharap semua pihak kooperatif bersama dalam mengantisipasi penyebaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kota Tegal.
Terkait sempat ditolaknya petugas untuk melakukan razia oleh pihak pengelola, Kapolres meminta dukungan kerjasama dan kesadaran semha pihak termasuk pengelola tempat hiburan.
“Akan menjadi bahan evaluasi bagi kita kedepan, untuk mengingatkan bahwasanya tolong laksanakan kegiatannya sesuai dengan waktu,”ujar Kapolres.

Pihaknya, imbuh Kapolres, akan terus melakukan pemantauan karena tidak serta merta dengan dimatikannya lampu berarti tidak ada kegiatan. Karena ternyata masih ada orang dan ini akan menjadi bahan evaluasi kedepan.
“Kita akan panggil pihak managemen untuk kita berikan himbauan dan teguran sehingga tidak terjadi kembali. Kedepan mari kita bekerjasama dengan kesadaran untuk sama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba. Karena tujuan kita kesini melakukan deteksi dini bukan melakukan penutupan,” pungkas Kapolres. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: kota tegal
-
Dirut LPDP Sebut SDGs Desa Jadi Panduan Pembangunan Komprehensif
-
Babinsa Koramil 1710-02/Timika Dampingi Proses Penyaluran BLT Kemiskinan Ekstrim Di Wilayah Binaannya
-
Menlu: Semua Persiapan KTT ke-42 ASEAN On The Right Track
-
JURNALIS SENIOR Minta DEWAN PERS Menjelaskan Kepada Rakyat Atas Pertemuan Anggotanya Dengan PENGACARA FERDY SAMBO
-
Kapolri-Panglima TNI Sepakat Investigasi Kasus Penembakan Personel hingga Tuntas
-
Bupati Dolly Sampaikan Beberapa Poin Salam Hangat Kepada Masyarakat Tantom Angkola Di Pembukaan MTQN Ke 55
-
Pasca Kebakaran, Bob Andika Berikan Bantuan Ke Ujung Deleng
-
Personil Kesehatan Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Berikan Layanan Kesehatan Posyandu di wilayah Perbatasan
-
Aksi Kemanusiaan Di Laut Lepas, KRI WSH-991 Evakuasi 11 Warga Papua Nugini
-
Erick Thohir Ajak Millenials BUMN Jadi Pahlawan BUMN



