REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menanggapi kejadian pemukulan dan pengeroyokan Ade Armando, Arnol Sinaga SE, SH, MH, CLA mengatakan dalam demo yang berujung anarkis, dipastikan ada penyusup. Bahkan kata Arnol akrabnya, yang memukul dan yang dipukuli sama-sama salah.
“Presiden Jokowi sudah menegaskan menolak jabatan tiga periode dan menolak penundaan Pemilu 2024. Ade Armando salah mengabaikan ketegasan Presiden Jokowi. Jadinya ya begini,” kata Arnol Sinaga SE, SH, MH, CLA yang juga praktisi hukum ini kepada media, selasa (12/04/2022) di Jakarta.
Kata Arnol, tujuan demo itu apa? Lalu Ade Armando itu mau apa?. Dimana Ade Armando mengatakan mau mendukung, dalam hal ini tuntutan mahasiswa, agar jabatan Presiden Jokowi tidak diperpanjang dan jabatan tiga periode.
“Memang Ade Armando menolak amendemen UUD 1945 untuk memperpanjang masa jabatan dan kata Ade Armado ini tidak pantas dilakukan. Nah disini dirinya jelas-jelas tidak hati-hati, padahal Pak Jokowi sudah tegas menolak usulan tersebut,” tukas Arnol yang juga Ketua Relawan Martabat Jokowi – KH. Ma’ruf Amin.
Menurut Arnol, kata presiden jelas mengatakan, “saya kan sudah bolak-balik jawab, mau jawab apa lagi?”. Sehingga kejadian pemukulan ini akibat tidak patuh pada ketegasan Presiden Jokowi.
“Akhirnya terjadi pemukulan ke Ade Armando. Ngawur jadinya kan? Ada lagi para demonstran teriak matikan. Gila kan?,” terangnya.
Ia menjelaskan, mau jadi apa nantinya orang itu? Jika pelaku-pelaku pemukulan Ade Armando benar para mahasiswa. Untuk itu harus dikroscek kebenarannya, dan perlu diperiksa dan diusut kampusnya.
“Jangan-jangan kampus tersebut sudah tertular radikalisme. Ketika radikalisme itu beraksi, banyak yang tidak sadar telah terjebak dan terprovokasi,” ucap Arnol sedikit geram.
Terakhir kata Arnol, sadarlah semuanya untuk menahan diri. Dimana lakukan hal-hal sederhana saja, dengan menghargai saudara kita yang sedang berpuasa.
“Kalo kita sudah menghargai orang yang menjalankan ibadah puasa, dan kita sedang melakukan ibadah puasa. Maka semua ini tidak akan terjadi pemukulan Ade Armando,” pungkas Arnol menyayangkan kejadian tersebut. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
Jelang Peparda 2026 Semua Cabor NPCI Tingkatkan Intensitas Latihan
-
Kadis Pekerjaan Umum (PU) Sukabumi Sambut Positif Pembangunan Yang Menghubungkan Kabupaten Bogor, Sukabumi dan Lebak
-
Gelar Musyawarah Nasional Luarbiasa Tuntut Sikap Dualisme Pimpinan FSPTI – KSPSI
-
Kodim Mimika Gelar Rapat Teknis Dalam Rangka Giat Baksos Yang Akan Digelar PPAD
-
Wakil Seketaris Jenderal Bidang Pariwisata Seni Budaya.Cania Sunny Manurung Dukung Sukseskan Ekonomi Kreatif dan Destinasi Wisata Nasional
-
Ini Penjelasan Dirjen Dukcapil soal Pencatatan Nama Minimal Dua Kata
-
Gerak Cepat, PC PPM Bersama Srikandi PPM LVRI Karo Kunjungi Korban Kebakaran Di Desa Kandibata
-
Pj Wali Kota Sukabumi Melantik Sebanyak 143 Pejabat Fungsional Nakes dan Guru
-
Babinsa Koramil 1714-01/Mulia Bantu Mengajar dan Membagikan Telur di Sekolah
-
Edarkan Obat Psikotropika, Seorang Pemuda di Kendal Terancam 5 Tahun Penjara


