REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan manajemen talenta dan penguatan kompetensi sumber daya manusia.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dalam kegiatan Sosialisasi Manajemen Talenta di Oproom Balai Kota, Kamis (14/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Regional III BKN Bandung Wilayah Jawa Barat dan Banten, Wahyu, S.Kom., M.A.P.,
Sekda Kota Sukabumi, Andang Tjahyadi,
Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Taufik Hidayah, para Pejabat Tinggi Pratama dan para Camat.
Menurut Ayep Zaki, peningkatan kompetensi ASN menjadi kunci dalam memperkuat pelayanan publik.
Salah satu langkahnya adalah dengan menghadirkan pelatihan-pelatihan berbasis teknologi, termasuk tiga paket pelatihan Artificial Intelligence (AI) yang mencakup tingkat dasar, lanjutan 1, dan lanjutan 2.
“Faktor SDM sangat penting untuk terus di-upgrade. Setelah pelatihan AI, akan dilanjutkan dengan pelatihan basic mentality mulai akhir 2025 hingga 2026 agar ASN mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Ayep.
Ia menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab besar terhadap berbagai isu strategis seperti pengangguran, kemiskinan, stunting, dan penataan PKL.
“Sedikitnya kita butuh tiga tahun untuk membereskan itu semua, dan hasilnya baru akan terlihat di tahun keempat,” tambahnya.
Ayep juga menekankan pentingnya kerja tim yang solid serta kompetensi lintas sektor seperti ekonomi, pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan.
“Objek-objek dasar ini harus mendapatkan atensi pemerintah untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BKN Regional III, Wahyu, S.Kom, M.A.P, mengapresiasi komitmen Wali Kota Sukabumi yang telah mengimplementasikan manajemen talenta ASN secara nyata melalui perjanjian kerja sama dengan BKN.
“Sebagai HRD bagi 4,5 juta ASN di Indonesia, kami mendorong agar setiap daerah melakukan pemetaan potensi dan kompetensi pegawainya. Dalam konteks organisasi, wali kota ibarat pilot dan ASN adalah mesinnya, sementara masyarakat menjadi penumpangnya,” jelas Wahyu.
Ia menambahkan, di wilayah kerja BKN Regional III yang meliputi dua provinsi, 13 kota, dan 22 kabupaten, terdapat sekitar 23 ribu ASN yang akan dipetakan potensi dan kompetensinya hingga Desember 2025.
“Untuk Kota Sukabumi, ada sekitar 450 ASN yang akan mengikuti pemetaan potensi dan kompetensi. Tujuannya agar penempatan pegawai lebih tepat sesuai kemampuan dan kualifikasinya,” pungkasnya.
Laporan : Lelly Liana devi
Tags: sukabumi
-
Gus Halim: Kearsipan Harus Berlandaskan Keterbukaan Informasi Publik
-
BEM PTNU dan Polri Gelar Bansos di Beberapa Wilayah
-
Cetak Pemimpin Muda Anti-Korupsi, DPD Bamus Betawi 1982 Gelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda dan Perempuan
-
Pemkab Tapsel Raih Juara 1 Jamsostek Paritrana Award 2022 Sumut
-
Menteri Transmigrasi Tekankan Kepemimpinan dan Kewaspadaan dalam Misi Perdamaian Dunia di Lebanon
-
Acara Pelepasan Siswa Angkatan XII SMPN 4 Cibinong Kabupaten Bogor tahun ajaran 2021-2022
-
Polda Jatim Dan TNI Bersama Pemprov, Siapkan Pasukan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi
-
Bakamla RI Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Rokok Ilegal 200 Ball di Perairan Tembilahan
-
Pasiter Kodim 0428/MM Kapten Inf Alpian S. SP, Hadiri Kegiatan Musyawarah Ke IV Kadin Kabupaten Mukomuko Tahun 2022
-
Harimau Berkeliaran Resahkan Warga, Polsek V Koto Dampingi Tim BKSDA Pasang Perangkap

