REAKSIMEDIA.COM | Pinrang – Kelurahan Benteng Kecamatan Patampanua akan dicanangkan sebagai kampung bebas jentik pada Hari Pengendalian Nyamuk Nasional tahun 2023.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang drg Dyah Puspita Dewi,M.Kes yang ditemui, Sabtu (12/8).
Dyah melanjutkan, upaya mewujudkan Kampung bebas jentik di Kelurahan Benteng sudah dimulai sejak tahun 2019 lalu dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk diseluruh wilayah kelurahan.

Upaya ini juga melibatkan masyarakat serta unsur TNI dan Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas kelurahan setempat serta keterlibatan Juru Pemantau Jentik yang dilatih oleh Puskesmas Teppo dan atas panduan Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang.
Terkait dengan upaya tersebut, lanjutnya, hari ini, Ketua Forum Kabupaten Sehat Hj.A.Sri Widiyati Irwan dibantu Pihak Dinas Kesehatan, Dinas Perkim LH, Pemadam Kebakaran dan Pemerintah Kecamatan Setempat melakukan kegiatan pembenahan dan pembersihan di beberapa titik di Kelurahan Benteng.

Sekedar diketahui, Hari Pengendalian Nyamuk Nasional pada tanggal 19 Agustus mendatang akan dipusatkan di Kabupaten Pinrang dan akan mencanangkan Kelurahan Benteng sebagai Kampung Bebas Jentik.
Laporan : Mussin Jack
Tags: Pinrang
-
Kodim 1710/Mimika Terima Kunjungan Tim Dalproggar TNI AD Tahap II Tahun 2025
-
Polsek V Koto Gelar Nobar Wayang Kulit, Kapolsek : Menambah Wawasan Kebangsaan Dalam Bingkai Mempererat Silaturahmi
-
Polri Sebut 2 Hari Pelaksaan Program 1 Juta Vaksin Booster Sudah Diikuti 867.449 Warga
-
Pangdam I/BB Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Para Mahasiswa Umsu Medan
-
Jalan Provinsi Penghubung Karo Langkat Berlobang, Rawan Kecelakaan
-
Massa Pendukung Calon Bupati dan Wakil Bupati Adam – Sutoyo Ikut Mengantarkan Saat Daftar ke KPU Kuansing
-
Bakamla RI Evakuasi 3 Nelayan Yang Tenggelam di Perairan Batam
-
Danlanud Sultan Hasanuddin Melakukan Kunjungan Kerja Di Kabupaten Takalar Sekaligus Tinjau Air Weapon Range TNI AU
-
Bupati Pinrang Irwan Hamid Hadiri Pisah Sambut Kapolres Pinrang
-
BUM Desa Ekspor ke Singapura, Gus Halim: Kuncinya Jaga Kualitas dan Kuantitas

