REAKSIMEDIA.COM | Jambi – Untuk memastikan kondisi masyarakat kecil yang dinilai membutuhkan bantuan pemerintah seraya melihat kendala di lapangan dalam penyertipikatan tanah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto turun langsung ke perkampungan padat penduduk di Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Dalam kunjungan ini, Hadi Tjahjanto juga menyerahkan sertipikat secara _door to door_ kepada 12 perwakilan masyarakat.
Salah satu poin yang dipastikan oleh Menteri ATR/Kepala BPN adalah terkait pungutan liar yang kemungkinan terjadi dalam proses penyertipikatan tanah. Nyatanya, ketika Hadi Tjahjanto melakukan dialog dengan masyarakat penerima, ia mendapatkan testimoni langsung yang menyatakan semua kepengurusan sertipikasi tanah di Kota Jambi aman dari pungutan liar.
Sarifa Al-Husna (43) pun mengakui hal tersebut. Ia mengungkapkan, meskipun kepengurusan sertipikat sangat dibantu oleh pemerintah desa atau dalam hal ini pengurus RT/RW, ia tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. “Kami tidak keluar biaya sedikit pun,” ujar wanita yang sehari-harinya berprofesi sebagai karyawan honorer.

Dengan kemudahan yang didapat dalam kepengurusan sertipikat tanahnya, Sarifa Al-Husna merasa sangat beruntung. Terlebih, saat sertipikatnya jadi, bukan lagi dirinya yang harus bersusah payah mengambil sertipikat ke pengurus RT, namun sertipikat diantar langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN ke rumahnya.
“Enggak nyangka yang _nyerahin_ langsung Pak Menteri. Senang sekali bisa ketemu Pak Menteri, bisa bersalaman langsung pula. Terima kasih banyak Pak Menteri sudah mau datang ke kampung kami yang kumuh ini. Beliau datang naik ke tangga rumah kami yang sederhana ini. Terima kasih banyak,” ucap Sarifa Al-Husna dengan penuh haru.
Tak hanya Sarifa, Firdaus (35) mengaku bahwa dirinya tidak sedikit pun dikenakan pungutan. Meskipun hanya tinggal di atas tanah seluas 84 meter, saat ini ia merasa tenang karena memiliki kepastian hukum atas tanahnya. “Alhamdulillah, tanah ini tadinya tanah orang tua. Jadi saya dapat waris _segini_. Ini rumahnya baru jadi tiga bulan, sekarang sudah punya sertipikat. Bahagia sekali saya,” tutur Firdaus.
Selain Menteri ATR/Kepala BPN, dalam kesempatan tersebut juga hadir membagikan sertipikat di antaranya Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rakyan Ihsan Yunus; Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Raja Juli Antoni; sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; Gubernur Jambi beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jambi beserta jajaran; Wali Kota Jambi beserta jajaran Forkopimda Kota Jambi; dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Jambi. (*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional
Tags: jambi
-
Dorong Pembangunan Ekosistem Industri Terintegrasi, Presiden: Tingkatkan Nilai Tambah Ratusan Kali
-
Kemnaker Apresiasi Digitalisasi Inkop TKBM, Jamin Kesejahteraan 86 Ribu Pekerja Pelabuhan
-
Mendagri Imbau Kepala Daerah di Papua Jaga Iklim Kemudahan Berusaha untuk Tingkatkan PAD
-
Bakamla RI Babel Bongkar Praktik Ilegal Kolektor Pasir Timah
-
Perkuat Pengamanan Data Pribadi dan Keamanan Bermedia Sosial, Satuan Brimob Polda Sulteng Gelar Solialisasi Literasi Digital
-
Dukung Swasembada Pangan, Mendes Yandri Rancang alokasi Dana Desa untuk Ketahanan Pangan
-
Hadiri HUT Ke-4 IMO-Indonesia, Kadin Indonesia Berikan Apresiasi
-
Pengembangan Kelapa Genjah 1 Juta Batang, Kementan Optimalisasi Lahan Pekarangan dan Tak Produktif
-
Pimpin Ratas Evaluasi PPKM, Wapres Minta Percepat Penanganan Omicron
-
Dari Target Sertipikasi Hampir 14 Ribu Bidang Tanah, 48 Persen Sudah Diselesaikan Kementerian Transmigrasi Menuju 100 Persen di Akhir Tahun

