REAKSIMEDIA.COM | Kalimantan Selatan – Sarana penelitian atau uji coba di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Banjarmasin yang berada di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, bertambah setelah Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi berkunjung ke sana, 20/8/2025.
Di samping Aula Pangeran Antasari, Viva Yoga meresmikan Taman Miniatur Hutan Hujan Tropis. Taman itu memiliki luas 800 meter persegi. Di lahan yang masih tumbuh alang-alang dan rawa-rawa itu akan ditanam berbagai jenis pohon kayu yang memiliki nilai tinggi seperti ulin, meranti, bayur, ketapi, dan kaca puri.
Pohon-pohon itu merupakan tanaman yang banyak tumbuh di Kalimantan. Kayu ulin misalnya, yang juga dikenal sebagai kayu besi, selama ini merupakan kayu yang kerap digunakan untuk membuat rumah besar Suku Dayak. Kayu jenis ini memiliki kekuatan yang lebih.

Dengan adanya taman miniatur, nantinya transmigran dan masyarakat bisa belajar budidaya tanaman-tanaman kayu yang bernilai tinggi itu. Sebelum ada taman miniatur, di balai itu sudah ada demplot pertanian.
Dalam arahan di hadapan 41 pegawai yang berkantor di sana, Viva Yoga mengajak kepada semua untuk tetap solid dan kompak. Dikatakan tahun ini merupakan tahun pertama transmigrasi menjadi kementerian tersendiri. “Bila tidak solid membuat kinerja tidak maksimal dan ini akan berpengaruh pada besaran anggaran selanjutnya”, ujarnya.
Ditegaskan fungsi dari balai bukan sekadar pelatihan namun juga pemberdayaan. Hadirnya balai harus mampu meng-cover kawasan-kawasan transmigrasi yang ada di wilayah kerjanya. “Balai harus tahu apa keperluan dan masalah di kawasan transmigrasi”, ujarnya. Bila ada permasalahan soal lahan maka balai harus mampu menjabarkan Trans Tuntas. Trans Tuntas dirancang untuk menyelesaikan betbagai persoalan lahan transmigrasi secara tuntas, cepat, dan responsif terhadap laporan masyarakat.

Tugas balai menurut Viva Yoga tidak hanya mampu menyelesaikan berbagai masalah di kawasan transmigrasi namun diharap juga menjadi jembatan komunikasi antara transmigran dan masyarakat lokal. “Agar hidup mereka berdampingan dengan rukun”, paparnya. Diingatkan bahwa kehadiran transmigran bukan untuk merusak budaya lokal namun untuk mempererat tali persaudaraan sesama anak bangsa.
Untuk itu pegawai balai harus bekerja dengan baik. “Saya berharap Balai Banjarmasin betul-betul bekerja secara maksimal untuk memfungsikan organisasinya”, tegasnya. “BPPMT di sini harus banyak membuat program yang mampu mengembangkan potensi ekonomi”, tambahnya.
Tags: Kalimantan selatan
-
Panglima TNI Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 22 Perwira Tinggi TNI
-
Awali Pelaksanaan Tugas di Tahun Baru, Danrem 071/Wijayakusuma Berikan Jam Komandan
-
Percepat Herd Immunity, Polres Pekalongan Gelar Vaksinasi di Ponpes Bustanul Mansuriyah
-
Kunjungan Kerja Jaksa Agung RI Ke Wilayah Hukum Kejati Sumatera Selatan
-
Hadiri Sarasehan PERGUNU, Wapres Tegaskan Guru Harus Jadi Uswatun Hasanah
-
Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-J MONUSCA Cek Perbaikan Gudang Senjata dan Amunisi di Camp Egypty Fpu
-
Menhan Prabowo Bertemu Puluhan Ribu Petani dan Peternak: Ketahanan Nasional Tergantung Pangan
-
Bertolak ke Semarang, Wapres Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-39 Tahun 2023
-
Ini Kata Pj Wali Kota Sukabumi Saat Memimpin Rapim SKPD
-
Bicara Kesulitan Hidup Bupati Sukabumi Minta Masyarakat Sabar dan Berikhtiar

