REAKSIMEDIA.COM | Gowa – Dir Binmas Polda Sulsel Kombes Pol H. Andi Heru Santo S.st.,M.K.,SH,MH. bersama Karo Rena Kombes Pol Joko Tutukonoto S.H., S.I.K mewakili Kapolda Sulsel mendengarkan langsung keluhan masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat yang digelar di Bueno Del Cafe Jalan Poros Pallangga Raya Kec. Pallangga Kab. Gowa, Jumat (17/2/2023).
Kegiatan ini dihadiri Para PJU Polda Sulsel, Kapolres Gowa AKBP Reonald T.S Simanjutak, S.I.K., S.H., M.M., M.I.K dan Wakapolres Gowa Kompol Soma Miharja, S.Sos., M.M, Danramil Pallangga dan Tokoh Agama, tokoh Adat, tokoh masyarakat, para tokoh pemuda serta masyarakat lainnya.
Dalam kegiatan tersebut berbagai aspirasi masyarakat disampaikan diantaranya, mengenai maraknya geng motor yang sering melakukan pembusuran dan anak muda yang suka melakukan balap liar, apabila ditegur malahan membentangkan busur untuk mengancam warga sekitar.
Selain itu, Warga juga mengeluhkan Musik-Musik elekton yang sangat mengganggu apa lagi pada jam-jam istirahat.
Menanggapi hal tersebut, Dir Binmas Polda Sulsel Kombes Pol H. Andi Heru Santo mengatakan, untuk mengatasi semua ini perlu kolaborasi, bukan hanya polisi saja, tetapi semua harus turun tangan sehingga hal ini bisa teratasi minimal bisa dikurangi,” ungkap Dir Binmas.
“Selain itu, perlu adanya kerjasama untuk melakukan pendekatan terhadap anak-anak tersebut sehingga bisa dikendalikan, tentunya dengan humanis sehingga tidak menimbulkan konflik,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Karo Rena Polda Sulsel Kombes Pol Joko Tutukonoto mengatakan akan segera menindak lanjuti. Perlu adanya kolaborasi bukan hanya personel Polri saja, tapi juga masyarakat untuk dapat mencegah dan memberikan arahan kepada anak muda untuk menjauhi hal-hal yang merugikan orang lain dan diri sendiri.
Sementara pertanyaan berikutnya dari warga terkait membawa senjata tajam.
Kapolres Gowa AKBP Reonald T.S Simanjuntak menjawab dan juga menegaskan bahwa tidak ada perbuatan yang tidak ada hukumnya, tapi kebanyakan yang berbuat adalah anak dibawah umur, maka dari itu pihak Polres Gowa sendiri untuk awalnya melakukan pembinaan untuk anak melalui Binmas ke masyarakat untuk mencegahnya.
“Mengenai membawa sajam (badik), sebaiknya jangan membawa dan serahkan segala bentuk gangguan Kamtibmas kepada Polri, membawa sajam dapat membahayakan orang lain, juga dapat membahayakan diri kita sendiri,” terang Kapolres Gowa. (*)
Laporan : Heri Setadi
Tags: gowa
-
Bupati : Mengatakan Bahwa Kabupaten Tapanuli Selatan, Masuk Dalam Urutan Ketiga Capaian Vaksinasi Covid – 19 Dosis I se – Sumatera Utara (Sumut)
-
Kodim Jajaran Korem 061/Sk Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam
-
Bertemu Bupati H. Samsul Mahmud, Wamen Viva Yoga Terus Pantau Dinamika Transmigrasi di Polman
-
Giat Mapping Dan Dialog Kamtibmas Wujud Sinergi TNI Polri Dan Warga Binaan
-
Jelang HUT TNI Ke-80, Koramil 1715-02/Kiwirok Kodim 1715/Yahukimo Bersama Masyarakat 12 Desa di Distrik Kiwirok Melaksanakan Penanaman Pohon Kopi
-
Semangat Gotong Royong Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore dan Warga Bangun Drainase di Desa Lolobata
-
Tim Wasev TMMD ke-126 Tinjau Langsung Progres Pembangunan di Oba Selatan
-
Partisipasi Koramil Timika Dukung Pelaksanaan Lomba HUT RI Ke-78
-
Wamendes Paiman : UMKM Desa Dapat Manfaatkan BUMDes Untuk Perluas Pasar
-
Kapolres Sukabumi Jadi Narasumber UKW Bicara Program tentang Antisipasi Tawuran Sekolah

