Disperindag Kabupaten Pinrang Cek Ulang Meteran SPBU

REAKSIMEDIA.COM | Pinrang — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bidan kemeterologian Kabupaten Pinrang melakukan pengawasan terhadap alat ukur pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pengawasan sebagai upaya perlindungan konsumen atas jaminan kebenaran hasil pengukuran dalam transaksi perdagangan.

Kordinator bidan kemeterologian Dinas Perdagangan dan ESDM (Dispridag) Kabupaten Pinrang Arham Razak mengatakan, pengawasan dilaksanakan dengan melakukan tera ulang. Selain alat ukur timbangan, SPBU juga menjadi prioritas.”Petugas mengecek kesesuaian alat ukur serta memastikan tidak ada alat lain yang terpasang pada alat ukur,” kata Arham, Senin (25/6/24).

Dikatakan, pelaksanaan tera ulang wajib dilakukan, terlebih lagi untuk SPBU. Jika tidak melakukan tera ulang, Pertamina tidak akan memasok BBM buat kebutuhan masyarakat Petani, dan masyarakat umum. Kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk meminimalisir potensi kecurangan pada alat pompa untuk BBM .”Mengingat antrian cukup panjang sehingga intensitas penggunaan alatnya cukup tinggi,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Disperindag kabupaten Pinrang bidan Metrologi Kabupaten Pinrang melaksanakan tera ulang pompa ukur BBM di jalan Jampue Pinrang, jalan lingkar, dan selanjutnya beberapa SPBU se-kabupaten Pinrang , Layanan tera ulang dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya sikap jujur dan bertanggung jawab.”Untuk memberikan kepuasan kepada pembeli dapat tercapai,” ujarnya.

Menurutnya, tera ulang adalah semua alat ukuran, timbangan, takaran, dan meteran yang digunakan sebagai dasar transaksi perdagangan. Setelah diketahui kebenaran hasil pada UTTP itu, maka akan ditandai dengan pembubuhan cap tanda tera.

Muh. Yusuf Konsumen , yang ada hadir pada saat petugas bertugas berharap tera ulang dilakukan secara berkala. Selain menyasar alat ukur milik pedagang pasar, tera ulang juga dilakukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).”Karena dalam uji tera tentu akan diketahui kepastian jumlah liter yang akan dikeluarkan,” kata m.yusuf.

Baca juga:  Wapres Ajak GAPKI Tekan Kampanye Negatif Kelapa Sawit

Pada kesempatan ini, hadir sebagai petugas dari Disperindag Arham Razak, Suparman, Rusmiati, Rafid, Syamsuddin, Ammirasida.

Laporan : Mussin Jack

Tags: