REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko, Bengkulu – Untuk mempertahankan ketahanan pangan nasional, berbagai upaya dan langkah telah dilakukan Pemerintah untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, khususnya masyarakat yang berprofesi sebagai petani.
Hal ini disampaikan Kepala UPTD Lubuk Pinang H. Hasan Azhari. ST saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/9/21).
Lebih lanjut mengatakan, berbagai bentuk sarana dan prasana tetap dibuat oleh Pemerintah yang salah satunya adalah mempermudah akses untuk pergi ke sawah, ketersediaan air untuk lahan persawahan, mempermudah sirkulasi keluar masuk hasil pertanian dan faktor pendukung lainnya seperti saluran irigasi serta akses jalan usaha tani.
Salah satu wujud dari semua kebutuhan tersebut agar menjadi optimal, saat ini sedang dilaksanajan pembangunan saluran irigasi dan rehab jalan inspeksi untuk masyarakat di Desa Tanjung Mulia/Sp 9 Kecamatan 14 Koto Kabupaten Mukomuko,” ujarnya.
Pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera 7, telah membuka jalan inspeksi sepanjang 10 kilometer, dan membangun saluran sekunder irigasi sepanjang 2,7 kilometer serta pembangunan Beronjong, tanggul saluran dan pekerjaan peninggian tanggul, dan selain itu saat ini juga BWS Sumatera 7 membangun irigasi/saluran muka di Desa Resno dan Pondok Panjang beserta bangunan pelengkapnya sepanjang lebih kurang 1,5 Kilometer dan 6 titik jaringan saluran tersier di Desa Arah Tiga.
Dengan di bangunnya sarana penunjang lahan persawahan ini diharapkan dapat membantu petani dalam ketersediaan air untuk sektor pertanian, dan pembangunan ini sendiri diharapkan Pemerintah untuk memicu animo masyarakat dalam mencetak lahan persawahan sebagai langkah dalam ketahanan pangan.
Disamping itu, diharapkan juga peran penting dari warga dalam merawat dan memelihara sarana yang telah dibangun oleh Pemerintah.
“Masyarakat harus memiliki rasa memiliki agar bangunan yang dibuat ini tahan lama dan lestari sehingga manfaatnya semakin lama dirasakan masyarakat, jaga kebersihan air dengan tidak membuang sampah sembarangan disaluran irigasi karena air itu bukan hanya digunakan untuk lahan persawahan, akan tetapi sebagian masyarakat yang tinggal di sekitar saluran irigasi menggunakan air itu untuk mandi dan cuci serta untuk mengairi kolam ikan warga,” himbaunya.
Apalagi saat ini kegiatan pembangunan tengah dilaksanakan pekerjaannya, dan semoga dalam waktu kedepan, manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.
“Semoga pekerjaan pembangunan tersebut tidak ada kendala, dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan, yakni sesuai dengan SPEK dan RAB serta Gambar yang sudah direncanakan oleh kawan kawan di BWS Sumatera 7,” tutup Hasan.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Pengendara Motor Tewas Terlindas Ban Truk Bak di Jalan Raya Mercedes Benz Cicadas Gunung Putri Kabupaten Bogor
-
Pelaku Penggelapan Mobil dengan Modus Sewa Berhasil Diamankan Polres Kendal
-
Tim Monev Kecamatan Air Manjunto Minta Desa Lakukan Percepatan Kegiatan Fisik Tahap 3 Tahun 2021
-
Serda Abraham Terus Motivasi Peternak Sapi Binaan Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan Wilayah Sektor Peternakan
-
Jaga Kebersihan Mako, Polres Pinrang Laksanakan Kerja Bakti Usai Apel Pagi
-
Arahan Danrem 012/TU : Pastikan Stabilitas dan Jaga Netralitas TNI di Pilkada 2024
-
Korlantas Polri Evaluasi Operasi Ketupat Tahun 2022
-
Bupati Pinrang Irwan Hamid Hadiri Halal Bihalal Bersama Kemenag Kabupaten Pinrang
-
Meriahkan HUT Kodam Jaya ke-73 dan Sambut Hari Natal Di Lanny Jaya, Satgas Yonif Mekanis 203/AK Adakan Acara Bakar Batu
-
Hj. A. Sri Widiyati Irwan; Komitmen Bersama Bunda PAUD Mendukung Gerakan Transisi PAUD ke Sekolah Dasar Menyenangkan


