Emak Muda Bersatu Guncang Monas! Desak Percepatan MBG dan UU Perampasan Aset, Minta Presiden Evaluasi Pejabat Berkinerja Rendah

REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Ratusan anggota Emak Muda (EMUD) Bersatu menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan dukungan terhadap berbagai program pro-rakyat sekaligus mendesak pemerintah mempercepat pelaksanaannya agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat luas.

Ketua EMUD Bersatu, Oktasari Sabil, menegaskan bahwa para ibu muda tidak hanya berperan dalam mengurus keluarga, tetapi juga memiliki kepedulian besar terhadap masa depan anak-anak, kesejahteraan masyarakat, dan arah pembangunan bangsa.

“Sebagai ibu muda, kami ingin memastikan program-program yang berpihak kepada rakyat dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Oktasari dalam keterangannya di sela aksi.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di hadapan peserta aksi, EMUD Bersatu menyampaikan sejumlah tuntutan dan dukungan kepada pemerintah. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah percepatan pembahasan dan pengesahan Undang-Undang Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut mereka, program strategis tersebut memerlukan payung hukum yang kuat agar implementasinya berjalan efektif, berkelanjutan, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, EMUD Bersatu juga mendesak pemerintah bersama DPR segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor. Mereka menilai regulasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat pemberantasan korupsi sekaligus mengembalikan kerugian negara untuk kepentingan rakyat.

Tak hanya itu, kelompok ibu muda tersebut turut menyatakan dukungan terhadap penguatan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Program ini dinilai mampu memberikan manfaat besar bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga ibu rumah tangga dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

EMUD Bersatu juga menyuarakan dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Menurut mereka, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas generasi penerus bangsa.

Baca juga:  Gandeng ANRI, Menteri Desa PDTT Perkuat Kearsipan di Desa

Dalam sektor pembangunan, mereka mendorong percepatan program ketahanan pangan nasional dan berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diyakini dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tengah berbagai dinamika sosial dan politik, EMUD Bersatu juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Menariknya, dalam aksi tersebut para peserta turut meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap menteri maupun wakil menteri yang dinilai belum menunjukkan kinerja maksimal dalam menjalankan program-program pemerintah.

“Program yang baik membutuhkan pelaksana yang baik. Kami berharap pejabat yang tidak mampu bekerja secara optimal dapat dievaluasi demi percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Oktasari.

EMUD Bersatu menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mereka menilai berbagai program yang telah berjalan perlu terus diperkuat dan disempurnakan agar tujuan pembangunan nasional serta peningkatan kesejahteraan rakyat dapat tercapai.

Melalui aksi damai di Monas tersebut, EMUD Bersatu berharap pemerintah semakin responsif terhadap aspirasi masyarakat dan mampu mempercepat realisasi program-program yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat. Mereka menegaskan bahwa penyampaian aspirasi secara damai merupakan bagian penting dari demokrasi yang sehat, sekaligus bentuk partisipasi publik dalam mengawal pembangunan nasional.

Tags: