REAKSIMEDIA.COM |Bandung – Dalam rangka memperkokoh Pembauran Kebangsaan, FPK-Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Bogor, menghadiri rapat kordinasi dengan dengan FPK se-Jawa Barat di Gedung Convention Center Bandung Senin (19/09/22).
Rapat kordinasi (Rakor) yang dihadiri oleh KesbangPol dan seluruh perwakilan FPK se-Jawa Barat dilaksanakan di aula gedung Convention Centre Jalan Soekarno Hatta Bandung, dengan mengangkat tema “Layeut Jeung Dulur Sanagri” kolaborasi dalam mengokohkan Pembauran Kebangsaan se-Jawa Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, wakil gubernur Jawa barat UU Razanul Ulum, Polda Jabar, Pangdam III Siliwangi, Bappeda Jabar, DPRD Jabar dan Ketua FPK Jabar Ceu Popong Otje Junjunan.
Ketua FPK Jabar Ceuce Popong Otje Junjunan menyampaikan pentingnya sesama anak bangsa menjaga keutuhan bangsa, dan persepsi harus sama dan se ia sekata untuk bangsa.
“Dalam rangka mewujudkan stabilitas dan Kondusifitas serta mensukseskan pemilu dan Pemilukada 2024 nanti, FPK harus mampu menyamakan persepsi dengan persepsi yang sama dan langkah juga sama serta se ia sekata untuk kepentingan bangsa” tegas Ceu Popong.
Ketua DPRD Jawa barat yang diwakili oleh Taufik Hidayat dalam kata sambutannya mengatakan, dalam rangka mensukseskan pemilu, Jawa barat butuh penjaga gawang untuk menjaga budaya dan penjaga gawang dalam kebersamaan, selain FPK harus mampu beradaptasi menerima budaya baru dan meninggalkan budaya lama, selain FPK harus komitmen integrasi dan asimilasi budaya adaptif ter integratif.
“FPK harus mampu beradaptasi menerima budaya baru dan meninggalkan budaya lama, selain FPK harus komitmen integrasi dan asimilasi budaya adaptif ter integratif” terangnya.

Membuka rakor tersebut, Wakil Gubernur Jawa barat UU Razanul Ulum menyampaikan apresiasi penuh atas terlaksananya acara rakor dengan seluruh FPK se-Jawa barat, karena tidak dipungkiri saat pelaksaan Pimilu dan pemilukada nanti perbedaan pendapat dan berbeda pilihan serta dukungan yang menyebabkan renggangnya silaturahmi antar sesama dan hal itu sudah wajar, sehingga FPK diharapkan memiliki peran penting dalam Pembauranya dan mampu menciptakan tercipta kehangatan menjalin persaudaraan dengan semua suku dan etnis yang ada di daerah masing-masing
“Dengan FPK diharapkan bisa menjadi penghubung atau silaturahim, untuk menjembantani atau menjadi perpanjangan tangan antara pemerintah dengan masyarakat atas program-program pemerintah daerah,” pintanya.

Wakil Gubernur berharap, dengan terselenggaranya rakor kali ini, bisa diperoleh ide-ide, pendapat dan saran dari masyarakat kepada pemerintah, sehingga bisa memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang ada, demi terselenggaranya pemilu nanti yang jujur, adil dan aman.
Sementara terkait tujuan pelaksanaan kegiatan rakor tersebut, panitia rakor dari FPK- Forum Pembauran Kebangsaan Jawa Barat, berharap agar FPK akan memperkuat kerukunan umat beragama, memperkokoh pembauran kebangsaan, serta mampu meningkatkan peran serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.
Laporan : Bambang. Ir
Tags: bandung
-
Terima Mesin Penggiling Padi Berjalan dari Pemprovsu, Bupati Tapanuli Selatan Minta Bumdes Bersama Timur Jaya Manfaatkan Dengan Baik
-
Bharada E Ditetapkan Tersangka Penembakan Brigadir Nopryansah Josua Hutabarat
-
Halut Sukses Jadi Tuan Rumah, Bupati Piet Hein Babua Banjir Apresiasi di Pembukaan PORPROV V Malut
-
Lampung Utara Menyelenggarakan Bimbingan Teknis Tenaga Penyuluh Keamanan
-
ObraS KaIN PKK Ulas Tips Ibu Siapkan Makanan Bergizi
-
Dr Leonardus Tumuka, Doktor Pertama yang Berhasil Mengharumkan Papua
-
Kasus Kekerasan Anak di Gowa, Kabid Humas Polda Sulsel: 2 Orang Sudah Ditetapkan Tersangka
-
Babinsa Koramil 1710-03/Kuala Kencana Laksanakan Musrenbang Dengan Jajaran
-
Penumpang Panik, Supir Angkot Merga Silima Tewas Saat Menyetir
-
Wapres Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa di Bali

