REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar audiensi dengan tokoh pembangunan karakter Ary Ginanjar untuk mendorong terwujudnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang Ber-AKHLAK. Ber-AKHLAK merupakan core values (nilai dasar) yang didorong oleh Presiden Joko Widodo pada ASN dengan kepanjangan Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro dalam sambutan audiensi tersebut menyampaikan, Ber-AKHLAK merupakan dasar untuk membentengi tugas dan fungsi ASN sebagai pelayan masyarakat.
“Gunakan (Ber-AKHLAK) sebagai dasar untuk bekerja di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi, dalam menempatkan diri kita dalam kolaborasi yang baik,” kata Suhajar di Kantor Pusat Kemendagri, Selasa (14/12/2021).
Suhajar mengingatkan, melalui Ber-AKHLAK, hubungan antara pemerintah dan rakyat harus mengalami perubahan. Ini ditandai dengan perubahan pola hubungan yang sejajar antara pemerintah dan rakyat. Dalam artian, Suhajar berharap rakyat dapat bekerja sama menjadi mitra pemerintah.
“Sesungguhnya pemimpin itu bukan diangkat tapi ditanam oleh tangan rakyat. Sesungguhnya posisi kita dalam konteks pola relasi hubungan antara pemerintah dengan rakyat itu seperti itu, dalam posisi seperti itulah kita melayani rakyat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ary Ginanjar membeberkan terkait tujuh langkah dalam membentuk ASN yang Ber-AKHLAK. Hal itu terdiri dari (1) melakukan mapping Ber-AKHLAK; (2) launching, sosialisasi, internalisasi; (3) memiliki kompetensi membangun budaya kerja; (4) membangun agen perubahan; (5) memanfaatkan teknologi; (6) evaluasi, pengukuran, pemetaan, intervensi; (7) award dan apresiasi.
Ary juga menekankan budaya kerja berintegritas untuk mendukung core values tersebut. Menurutnya, integritas lebih penting daripada kercerdasan dan kekuatan, sebagaimana yang ia kutip dari tokoh dunia Warren Buffet, “In looking for people to hire, you look for three qualities: integrity, intelligence, and energy. And if they don’t have the first, the other two will kill you. (Dalam mencari orang untuk dipekerjakan, Anda mencari tiga kualitas: integritas, kecerdasan, dan energi. Dan jika mereka tidak memiliki yang pertama, dua lainnya akan membunuhmu.)”
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Area Pertanian Kopontren Al-Ittifaq
-
Kasat Binmas Polres Gowa Hadiri Dialog Terbuka Terkait Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba
-
Meski Berturut-turut Raih Penghargaan, Pelayanan Prima Polres Kendal Terus Ditingkatkan
-
Ini Aturan Terbaru dari Bea Cukai untuk Dorong Peningkatan Pelayanan dan Percepatan Arus Barang
-
Raslinna Rasidin Bersama Buruh Cantik “Stop Pelecehan Seksual Ditempat Kerja”
-
Jaksa Agung RI Menerima Kunjungan Kerja Kepala BKN
-
A.Haswidu Rustam, Sstp., Msi Kadis KominfoSandy Pinrang Sukses Meraih Penghargaan Sangat Baik Pada Pelayanan Masyarakat
-
Dipuji Dunia, TNI AL Selamatkan Ratusan Nyawa pada Misi PBB
-
“Hati Suhita” Film yang Patut Ditonton
-
2 Desa Di Kabupaten Mukomuko Sudah Terima DD Tahap 1 Tahun 2022


