REAKSIMEDIA.COM | Malang – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar minta pengurus BUMDesa dipilih melalui forum Musyawarah Desa (Musdes).
Dengan demikian, orang-orang yang masuk dalam struktur kepengurusan BUMDesa dipilih secara selektif dan memiliki kapasitas yang cukup dalam bidang tersebut.
“Pemilihan pengurus BUMDesa sebaiknya dilakukan di forum musdes. Ini sangat penting karena kesalahan dalam memilih pengurus BUMDesa akan berdampak pada pengelolaan BUMDesa sendiri,” bunyi rekomendasi Gus Halim yang disampaikan pada Ujian Akhir Disertasi Dirjen PEID Harlina Sulistyorini dengan judul Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Transaksional Terhadap Kinerja BUMDesa, Dimediasi Kapabilitas Inovasi, dan Dimoderasi Dukungan Pemerintah (Studi pada BUMDesa di Provinsi Jawa Timur) yang digelar di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, Rabu (20/3/2024).
Langkah ini penting dilakukan karena orang-orang yang ada dalam kepengurusan BUMDesa memiliki andil besar dalam kemajuannya.
Diketahui bahwa BUMDesa saat ini telah menjadi bagian penting dalam kesejahteraan masyarakat desa.
Hal ini dibuktikan dengan eksistensi BUMDesa selama masa pandemi dalam peningkatan ekonomi warga desa.
Lebih lanjut Gus Halim juga menyinggung terkait peluang hasil penelitian Dirjen Harlina di Jawa Timur untuk dijalankan di daerah lain.
Di antaranya di Papua, Maluku Utara, Nias, Sulawesi, dan beberapa wilayah lain yang BUMDesanya mengalami kemajuan meskipun tidak demikian dengan status desanya.
“Dari apa yang kita lihat di lapangan belum ada hubungan signifikan antara status desa dengan keberhasilan pengelolaan BUMDesa. Kadang desanya maju tapi BUMDesanya masih kurang. Kadang unit usahanya bagus tapi tidak dari desa maju, lha ini,” terangnya.
Terkait dengan rekomendasi tersebut, Dirjen Harlina menyatakan adanya tantangan karena harus menyesuaikan dengan model kepemimpinan di setiap wilayah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam teori pengaruh peran dukungan pemerintah melalui fungsi fasilitasi, regulasi, dan katalisasi terhadap kinerja BUMDesa maupun realisasi di lapangan.
Turut mendampingi Gus Halim dalam forum tersebut di antaranya Dirjen PDP Sugito, Dirjen PPDT Nugroho Setijo Nagoro, dan Kepala BPI Ivanovich Agusta. Selain itu hadir juga beberapa pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kemendes PDTT.
Laporan : Hotma
Sumber : Ria/Kemendes PDTT
Tags: malang
-
Media dan Travel Agent Kumpul di Grand Dafam Ancol
-
Gus Halim: Perencanaan Pembangunan di Desa Sudah On Track
-
Kejati Sumsel Tetapkan Satu Orang Tersangka Dugaan Tipikor Pembangunan LRT
-
DPC. Kabupaten Bogor Siap Mengikuti MUSDA Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) 2026 Tingkat DPD di Kuningan Jawa Barat
-
Semarak Ramadhan, Kapolres Bener Meriah Beserta PJU Dan Bhayangkari Kembali Berbagi Ratusan Takjil Jelang Berbuka Puasa
-
Menteri Basuki Ikuti Pertandingan Ekshibisi Badminton bersama Menpora, Mensesneg dan Menteri Investasi
-
Kemendagri Sampaikan Sejumlah Strategi Tingkatkan Layanan Samsat
-
Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr Resmikan Posbindu Penyakit Tidak Menular Cabang 58 Yonzipur 6
-
Kapolda Jateng: Polda Jateng Jamin Keamanan Nataru
-
Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter


