REAKSIMEDIA.COM | Tapanuli Selatan – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu, SPt, MM, membuka secara langsung pelaksanaan bimbingan eknis (Bimtek) Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) di lingkungan Pemkab Tapsel tahun 2021 di Aula Bappeda setempat, Selasa (02/11/2021).
Dalam kesempatan itu, Bupati menyebut, di era teknologi informasi saat ini 5.0, sistem digitalisasi pada pengelolaan administrasi pemerintahan, menjadi kebutuhan yang sangat esensial guna menjawab tantangan pelayanan publik. Di mana, saat ini sangat dibutuhkan percepatan dalam bidang dan sektor tertentu.
“Untuk menjaga perlindungan kepentingan pemerintahan dan masyarakat dibutuhkan peran serta penyelenggaraan kearsipan yang sesuai dengan prinsip standar kearsipan yang efektif dan efisien sehingga bisa mengadopsi perkembangan zaman,” ungkap Bupati.

Hal itu sesuai dengan surat edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI No.62/2020 tentang penyelamatan arsip penanganan Covid-19 dalam mendukung akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Bupati menghimbau ke seluruh OPD agar menyerahkan arsip sebagaimana dimaksud dan berkoordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Tapsel.
Bupati juga menjelaskan di era teknologi informasi seperti sekarang, pengelolaan arsip harus dilakukan dengan cara-cara baru, dengan memanfaatkan kemajuan tekonologi digital. Cara-cara lama pelan-pelan harus ditinggalkan karena untuk beradaptasi dengan perkembangan tersebut. Begitu juga dengan akses yang lambat serta penyimpanan arsip yang tersebar dimana-dimana, harus ditinggalkan.
“Di tahun-tahun sebelumnya, di beberapa OPD Tapsel sudah dibuat aplikasi digital seperti, Sitarida, Simbada, Sompatda, Siligat dan lain-lain. Tentu seluruh aplikasi ini demi kelancaran pelayanan publik, dan juga meningkatkan kinerja percepatan proses birokrasi di Pemkab Tapsel sendiri,” tambah Bupati.
Bupati meminta kepada seluruh peserta yang akan mengikuti kegiatan itu supaya memahami materi yang akan disampaikan narasumber dan merumuskan tindak lanjut terhadap kearsipan. Kemudian, setelah kegiatan itu, aplikasi Srikandi dapat dilaksanakan secara bertahap di lingkungan Pemkab Tapsel dimasa mendatang.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan Amir Hotman, S.Sos, melaporkan, adapun dasar pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis aplikasi Sitarida itu berdasarkan UU No.43/2009 tentang kearsipan dan Keputusan Bupati Tapsel No.188.45/249/KPTS/2021 tentang penetapan person aparatur sipil negara pengelolaan arsip pada organisasi perangkat daerah di Pemkab Tapsel.
“Dengan kegiatan ini di harapkan bisa meningkatkan SDM pengelola administrasi kearsipan di Tapsel. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 2 sampai 3 Nevember 2021. Peserta bimbingan teknis sebanyak 90 orang, yang terdiri dari OPD dan kecamatan yang menghadirkan masing-masing dua orang,” jelasnya.
Dia berharap dengan kegiatan bimtek itu, peserta bisa memahami pemakaian Sitarida serta pengelolaan administrasi surat/arsip di setiap OPD dari manual ke digital. Kemudian, peserta diharap dapat meningkatkan nilai audit sistem kearsipan di internal.
Adapun narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Harun Maulana, S.Kom. Turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kersipan Daerah Tapsel, Perwakilan dari OPD serta Kecamatan.
Laporan : Samsul Bahri HasibuanĀ
Tags: Tapanuli selatan sumut
-
Tanam Pohon Ganja, Seorang Bandar Dibekuk Satresnarkoba Polres Tegal
-
Upacara Militer Iringi Pemakaman Sertu Arifin Cepa yang Gugur dalam Tugas
-
Obras KaINPKK, Ajang Konsultasi, Koordinasi, Edukasi & Inspirasi
-
Memasukan UUD Pers Dalam Kasus Kekerasan Wartawan Polres Tanggamus Akan Koordinasi Dengan Tim Ahli
-
Top 45 Inovasi Tingkat Nasional Kembali Diraih Kabupaten Pinrang
-
Kasdim 1710/Mimika Beri Materi Etika Dan Integritas Kepemimpinan Pancasila Kepada Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas
-
Pemkot Sukabumi Sepanjang Triwulan 1 di 2024 Menerima 16 Aduan Masyarakat
-
Bupati Tapanuli Selatan Dorong Jajarannya Menjadikan Sektor Pertanian Jadi Unggulan Dengan Peningkatan Kompetensi ASN Melalui Jenjang Pendidikan Yang Lebih Tinggi
-
Kapolri Siapkan Strategi Wujudkan Mudik yang Aman dan Sehat Bagi Masyarakat
-
Wakapolri Bicara Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham Radikalisme

